Aussie Anjlok Ke Level Terendah Sejak Tahun 2016

Bonus Welcome Deposit FBS

Kegelisahan pelaku pasar mengenai perang dagang makin memuncak, sehingga Dolar Australia anjlok 0.45 persen ke level 0.7165 terhadap Dolar AS pada perdagangan hari Jumat ini (7/September). Pasangan mata uang AUD/NZD juga melorot 0.27 persen ke level 1.0887, sementara mata uang-mata uang Safe Haven justru naik pamor.

Aussie Anjlok Ke Level Terendah Sejak 2016

Akhir pekan ini, Presiden AS Donald Trump diekspektasikan akan meresmikan penerapan bea impor tahap ketiga atas barang-barang yang didatangkan dari Tiongkok. Sikap Beijing yang sama kerasnya dalam konflik perdagangan ini, membuat banyak pihak khawatir kalau perang dagang bakal meluas dan menyeret negara-negara lain -termasuk Australia yang pertumbuhan ekonominya bergantung pada hubungan dagang dengan Tiongkok.

Ulrich Leuchtmann, seorang pakar strategi mata uang di Commerzbank Franfurt, mengatakan bahwa sorotan yang lebih luas telah mendorong mata uang-mata uang Safe Haven, dan pasar akan tetap berfokus pada kepala berita yang berkaitan dengan perang dagang; ketimbang pada data ekonomi yang akan dirilis AS malam ini. Kecuali apabila ada kemerosotan yang sangat besar dalam data tersebut.

Baca Juga:   Outlook Mingguan Perak / Tembaga / Emas Berjangka : 26 - 30 September 2016

Diantara sesama mata uang negara maju, Dolar Australia mencatat kinerja terburuk hari ini, hingga sempat menyentuh level terendah sejak Februari 2016 pada 0.7138. Kekhawatiran pasar khususnya dikarenakan tingginya ketergantungan perekonomian Australia pada ekspor. Apabila perang dagang berlanjut, maka harga-harga komoditas bisa jatuh, sedangkan permintaan atas komoditas dari Tiongkok bakal merosot.

Sementara itu, mata uang Yuan Tiongkok justru lebih stabil di pasar offshore, karena keputusan Hong Kong untuk menaikkan suku bunga pinjaman jangka pendek-nya mengejutkan banyak spekulan. Dolar AS yang biasanya diuntungkan di tengah eskalasi kekhawatiran mengenai perang dagang, juga cenderung stabil; kemungkinan karena pasar masih menantikan rilis data ketenagakerjaan nanti malam.

Laporan Non-farm Payroll (NFP) dijadwalkan rilis pada pukul 19:30 WIB, dengan ekspektasi kenaikan sebanyak 191,000 di bulan Agustus. Namun, gaji rata-rata diperkirakan hanya akan tumbuh 0.2 persen (MoM), lebih lambat dibanding pertumbuhan 0.3 persen yang tercapai pada bulan Juli. Bank sentral AS tengah bersiap-siap untuk menaikkan suku bunga lagi bulan ini; jika data ekonomi kurang memuaskan, maka investor akan meragukan apakah keputusan tersebut benar-benar dapat diambil.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply