Aussie Rebound Ke Atas 0.7000 Berkat Pelemahan Dolar AS

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar Australia menguat sekitar 0.56 persen ke kisaran 0.7045 terhadap Dolar AS pada pertengahan sesi Eropa hari Jumat ini (4/1). Meski tak ada jadwal rilis data penting dari Australia, tetapi pergerakan signifikan dipicu oleh pelemahan Dolar AS dan perkembangan positif terkait perundingan perdagangan AS-China.

Aussie Rebound Ke Atas 0.7000 Berkat Pelemahan Dolar AS

Pasangan mata uang AUD/USD anjlok hingga level terendah dalam satu dekade, pada sesi perdagangan Asia hari Kamis lalu. Kemerosotan yang diakibatkan oleh lonjakan kekhawatiran pasar soal perlambatan ekonomi dunia dan sejumlah faktor teknikal tersebut mulai memudar pada sesi Eropa dan Amerika, sehingga AUD/USD ditutup positif pada penutupan pasar.

Hari Jumat ini, AUD/USD naik lagi sehubungan dengan buruknya data tentang sektor manufaktur AS dan komentar dovish dari salah satu pejabat bank sentral AS. Purchasing Managers’ Index (PMI) untuk sektor manufaktur AS yang dirilis ISM menampilkan kemerosotan drastis dari 59.3 ke 54.1 pada bulan Desember; jauh lebih buruk ketimbang ekspektasi awal yang hanya memperkirakan penurunan hingga 57.7.

Di tempat terpisah, pimpinan Federal Reserve untuk kawasan Dallas, Robert Kaplan, menyampaikan pendapatnya bahwa bank sentral sebaiknya tak menaikkan suku bunga lagi dalam beberapa kuartal ke depan. Menurutnya, Federal Reserve harus memantau perkembangan soal masalah perlambatan pertumbuhan global dan efek pengetatan kebijakan moneter sejauh ini, sebelum menaikkan suku bunga lagi.

Baca Juga:   Dolar AS Melemah Tipis Di Tengah Liburan Panjang Jepang

Kaplan mengatakan, “Kita seharusnya tak mengambil langkah lebih lanjut tentang suku bunga hingga semua isu ini jelas, menjadi lebih baik, atau lebih buruk”. Pendapat ini membuat pelaku pasar khawatir kalau-kalau Fed akan membatalkan rencana kenaikan sebanyak dua kali dalam tahun 2019, sehingga mengakibatkan Dolar AS melemah. Karenanya, pelaku pasar akan menantikan pidato pimpinan Fed Jerome Powell hari ini, untuk mengonfirmasi pandangan resmi bank sentral AS mengenai suku bunga.

Sementara itu, delegasi Amerika Serikat dikabarkan akan memulai perundingan mengenai masalah perdagangan dengan China di Beijing pada tanggal 7-8 Januari, memabahas Intellectual Rights, ekspor-impor agrikultur, dan lain sebagainya. Berita yang beredar sejak tadi pagi ini mendukung penguatan Dolar Australia, karena memudarnya konflik perdagangan berpotensi memperbaiki perekonomian negeri Kanguru juga sebagai partner dagang utama China.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply