Aussie, Yen Diperdagangkan Lemah Di Asia Sebagaimana Kemungkinan Tingkat Kenaikan Suku Bunga Fed

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar dan yen diperdagangkan melemah Australia di Asia pada hari Senin dengan data regional kecil di fokus dan harapan lebih terjamin dari kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan ini.

AUD / USD diperdagangkan pada 0,7334, turun 0,10%, sedangkan USD / JPY berpindah tangan pada 123,22, naik 0,09%. Di Australia, indeks pembangunan AI / HIA November turun 1,4 poin menjadi 50,7 karena pesanan baru menurun pada semua kelompok.

Pada minggu ke depan, investor akan melihat ke depan untuk data AS Jumat pada penjualan ritel dan inflasi untuk indikasi segar pada kekuatan ekonomi.

Pertemuan bank sentral di Inggris, Swiss dan Selandia Baru juga akan menjadi fokus. Pada hari Senin, Swiss National Bank adalah untuk mempublikasikan data cadangan mata uang asing. Data ini erat diteliti untuk indikasi ukuran operasional bank di pasar mata uang.

Gubernur Bank of England Mark Carney adalah untuk memberikan kesaksian di depan Komite Parlemen Eropa Urusan Ekonomi dan Moneter, di Brussels.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, naik 0,03% ke 98,30.

Baca Juga:   Dolar Memperpanjang Kenaikan Terhadap Yen Setelah Komentar Mnuchin

Pekan lalu, dolar menguat terhadap euro dan yen pada hari Jumat setelah pekerjaan AS yang kuat untuk melaporkan November didukung ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga akhir bulan ini.

Departemen Tenaga Kerja melaporkan bahwa ekonomi AS menambahkan 211.000 pekerjaan bulan lalu, setelah meningkat 298.000 sebuah direvisi pada bulan Oktober.

Laporan tersebut mengeras harapan bahwa Fed akan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak tahun 2006 pada pertemuan yang akan datang pada 15-16 Desember. Suku bunga AS yang lebih tinggi akan membuat dolar lebih menarik bagi hasil-mencari investor.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply