Bagaimana Cara Prediksi Forex yang Akurat

Bonus Welcome Deposit FBS

Prediksi Forex Harian yang akuratMemperkirakan arah pergerakan pasar forex adalah tantangan terbesar bagi para trader forex. Prediksi pergerakan pasar forex yang tepat akan memberikan rujukan yang benar bagi para trader untuk melakukan transaksi pembelian atau penjualan. Sebaliknya, rujukan yang keliru akan membawa kerugian semata. Karena itulah, sebagian besar orang-orang yang berkecimpung di dunia forex bertanya-tanya bagaimana cara melakukan prediksi forex akurat ?

Melakukan Analisa Forex yang Akurat

Analisa forex yang akurat memerlukan kemampuan untuk melakukan analisa, kejelian, maupun pengalaman. Sayangnya, ketepatan dalam melakukan analisa ini tak bisa diperoleh dalam semalam saja. Seorang trader pemula harus rajin berlatih berlakukan analisa. Nantinya pengalaman-pengalaman yang dilalui selama melakukan analisa dan transaksi akan membuat seorang trader forex menjadi semakin matang dalam membuat prediksi forex.

Meskipun sudah sering melakukan analisa, tentu saja prediksi yang dihasilkan oleh seorang trader forex tak bisa tepat 100%. Seorang trader forex hanya bisa mengusahakan agar prediksi yang dibuat mendekati pergerakan pasar forex yang terjadi. Semakin dekat ke arah pergerakan pasar forex, maka semakin akurat pula prediksi yang dilakukan. Nah, berkaitan dengan kegiatan analisa untuk menghasilkan prediksi forex akurat ini, seorang trader forex perlu mempertimbang kondisi market, sebab perbedaan masing-masing kondisi market membutuhkan cara analisa yang berbeda pula.

  • Kondisi pasar jenuh; dalam kondisi ini, pasar tidak mengalami pergerakan. Ketika pasar dalam keadaan jenuh ini, maka seorang trader forex bisa menggunakan indikator RSI atau money flow index, dan stochaltick yang termasuk dalam indikator oscillator. Lalu apa yang harus dilakukan ketika menghadapi pasar yang jenuh ini? Sebaiknya trader forex tetap harus mengarahkan perhatiannya untuk memastikan entry point. Sebab dari entry point inilah akan diperoleh petunjuk jika keadaan pasar berbalik arah.
  • Kondisi pasar swing; berbeda dengan kondisi pasar jenuh, pada kondisi ini pasar mengalami pergolakan tetapi tetap mendatar. Gejolak yang terjadi di pasar ini selanjutnya akan memuculkan dua area yakni area support dan area resistance. Dalam keadaan ini ada dua tindakan yang bisa dilakukan oleh trader forex, saat berada pada area resistance maka aktivitas menjual bisa dilakukan. Sebaliknya ketika berada di area support, maka aktivitas pembelian bisa dilakukan. Setelah itu prediksi forex harian bisa dilakukan dengan mengamati pergerakan pasar yang terjadi. Saat berada di area resistance, biasanya arah pergerakan pasar akan mengalami penurunan. Dengan memperhatikan arah pergerakan pasar ini, selanjutnya seorang trader forex bisa mulai mencari entry point yang terdapat baik di area resistance maupun di area support. Dalam proses analisa ini bisa digunakan indikator stochastic oscillator. Indikator ini akan memberi sinyal saat yang tepat untuk terjun ke pasar modal.
  • Kondisi pasar chaos; dalam keadaan ini pasar mengalami gejolak sehingga pergerakan pasar menjadi tak menentu. Karena itulah, para trader forex akan mengalami kesulitan untuk melakukan prediksi forex. Namun prediksi tetapi bisa dilakukan dengan syarat terjadi kondisi konvergen. Kondisi konvergen terjadi saat grafik bergerak di posisi yang rendah namun dengan indikator yang lebih tinggi ataupun keadaan yang sebaliknya. Saat kondisi konvergen terjadi, gunakan indikator MACD, stachstic, MFI ataupun indikator Wiliam % range. Untuk itu, seorang trader forex perlu dengan jeli mengamati saat terjadi kondisi konvergen aga bisa melakukan prediksi. Kemudian barulah ditentukan entry point yang hendak digunakan.
  • Kondisi pasar break; dalam kondisi pasar break atau disebut juga dengan istilah volatile, pergerakan pasar terjadi hingga menembus batas. Keadaan ini menunjukkan kekuatan pasar yang luar biasa kuat dan cepat. Dalam keadaan ini, arah pergerakan pasar ke depan bisa diprediksi akan mengalami penurunan bila candle melakukan break dengan hasil bearish. Sebaliknya, prediksi forex akan naik jika candle melakukan break dengan hasil bullish.

Indikator Tepat Mendukung Analisa Akurat

Selain mengenali kondisi pasar, prediksi forex akurat juga membutuhkan indikator yang tepat. Sebab ada begitu banyak indikator yang bisa dipakai oleh seorang trader forex. Pengetahuan dan pengalaman dalam memilih indikator yang tepat inilah yang dibutuhkan untuk menghasilkan prediksi yang jitu.

Indikator forex tak lain merupakan alat yang menjabarkan dari berdasarkan perhitungan tertentu untuk mengetahui dan menilai keadaan pasar. Beberapa indikator yang sebaiknya dikuasai oleh para trader forex pemula untuk menghasilkan prediksi forex harian antara lain Bolinger Bands, Parabolic SAR, Fibonacci retracement, Commodity Channel Index, Zig Zag, Moving Average, Relative Strength Index, Indikator Alligator, Linear Regression, Ichimoku Kinko Hyo, Weighted Moving Average, ATR (Average True Range), Guppy MA, SMA- Exponential Moving Average, Stochastic Oscillator, Indikator MACD Moving Average Converence Divergence, dan Williams %R.

Nah, sederet indikator-indikator yang ada ini bisa dikelompokkan ke dalam dua kelompok indikator yakni indikator cepat dan indikator lambat. Indikator cepat memiliki kemampuan untuk menampilkan peringatan dari tren yang membentuk. Sedangkan indikator lambat memiliki kemampuan untuk melakukan prediksi ketika harga-harga masih berada di dalam keadaan bergerak. Indikator ini biasanya dipakai untuk memastikan tren yang sedang berlangsung. Berkaitan dengan penentuan indikator untuk prediksi forex ini pula, seorang trader harus pintar-pintar memilih indikator.

Dari sederet panjang indikator yang perlu diketahui dan dipelajari tersebut, dalam kegiatan trading forex biasanya hanya dibutuhkan dua indikator atau paling tidak empat indikator yang berbeda. Memperkecil jumlah indikator yang digunakan akan membantu trader forex lebih fokus untuk membuat prediksi yang tepat. Selain itu, jumlah indikator yang terbatas ini memudahkan untuk menguasainya sehingga penggunaannya lebih maksimal.

Dalam pemilih indikator ini sebaiknya, pilihlah indikator yang mudah dipahami. Sekalipun sebuah indikator memiliki kemampuan untuk menghasilkan prediksi forex harian yang akurat, namun jika seorang trader forex tidak memahami rumus dan cara kerjanya tentulah indikator tersebut tidak akan bermanfaat. Karena itu, pilihlah indikator yang benar-benar dipahami sesuai dengan kemampuan pengguna. Bila memang pengetahuan dan pengalaman masih sedikit, bersabarlah untuk tetap menggunakan indikator yang sederhana asalkan indikator tersebut benar-benar dikuasai.

Selain itu pahami dan kuasai alur program dalam sebuah indikator. Para trader forex pemula mungkin pernah memperoleh rekomendasi untuk menggunakan indikator tertentu yang diyakini bisa menghasilkan prediksi forex akurat. Tentu saja untuk menggunakan indikator ini diperlukan pemahaman tentang alur programnya. Jika seorang trader forex tidak memahami alur program sebuah indikator, maka ia akan kesulitan menemukan sinyal yang akan membantu menemukan posisi yang tepat.

Di samping itu, seseorang yang ingin terjun ke dunia forex harus memiliki kemauan dan tekad yang kuat, Seorang trader forex memang perlu selalu menambah pengetahuan dan kemampuannya agar bisa menghasilkan prediksi forex yang akurat. Untuk itu, seorang trader forex harus menyediakan waktu dan memiliki semangat yang kuat untuk mempelajari indikator-indikator yang baru. Latih kemampuan analisa dengan indikator baru ini dengan memanfaatkan akun demo hingga diperoleh hasil analisa yang memuaskan.

Silahkan Beri penilaian pada artikel ini:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading...
Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply