Bank of England Tak Naikkan Bunga, Tapi Beri Pernyataan Positif

Bonus Welcome Deposit FBS

Bank sentral Inggris (Bank of England) memutuskan untuk membiarkan suku bunga tetap 0.75 persen pada rapat kebijakan yang berakhir tadi sore (13/September), sesuai dengan ekspektasi pasar. Namun demikian, mereka menyampaikan bahwa pertumbuhan gaji dan konsumsi di kuartal III/2018 bisa jadi lebih tinggi dibanding perkiraan sebelumnya.

Apabila hal itu benar terjadi, berarti perekonomian Inggris tetap berkinerja baik dan pasar bisa mengekspektasikan kenaikan suku bunga di masa depan. Poin tersebut berkontribusi positif bagi Poundsterling yang sempat lesu terhadap beberapa mata uang mayor lainnya pada sesi Asia dan Eropa.

Saat berita ditulis, sekitar satu jam setelah pernyataan Bank of England dirilis, GBP/USD berbalik naik lagi ke kisaran 1.3050-an. Pasangan mata uang EUR/GBP berhasil mempertahankan harga pembukaan 0.8910, sementara GBP/JPY melonjak 0.31 persen ke 145.58. Namun, daya reli Sterling nampak minim.

Bank of England Tak Naikkan Bunga

Pernyataan Bank of England terbaru berbunyi, “Pertumbuhan pendapatan tahunan termasuk bonus telah naik dua setengah persen lebih sedikit. Pengukur gaji reguler yang tak terlalu volatile telah tumbuh sekitar 3 persen dibandingkan setahun lalu, sedikit lebih kuat ketimbang ekspektasi yang dicantumkan pada laporan bulan Agustus. Bukti-bukti yang terhimpun dari survei dan slip gaji konsisten dengan pertumbuhan pendapatan lanjutan.”

Baca Juga:   Minyak Naik Lebih Dari $ 60 Didukung Oleh OPEC

Oleh karena itu, BoE meyakini perlunya pengetatan kebijakan moneter. Dan hal ini, merupakan sesuatu yang positif bagi Sterling, walaupun suku bunga belum dinaikkan sekarang.

Keputusan BoE untuk tidak menaikkan suku bunga saat ini bukanlah suatu keputusan yang kontroversial, karena mereka baru saja menaikkannya pada bulan Agustus dan pelaku pasar menilai masih dibutuhkan waktu untuk mengevaluasi kebijakan tersebut. Hasil voting yang mufakat tak merubah kebijakan pada 9-0 juga sesuai dengan prediksi pasar.

Namun demikian, pernyataan BoE juga menyinggung soal meningkatnya ketidakpastian terkait Brexit. Hasil pengamatan otoritas moneter tertinggi Inggris ini bisa mengerem reli Pounds, jika upaya negosiasi Brexit antara Inggris dan Uni Eropa yang masih terus berlanjut, kembali menemui kendala. Pernyataan-pernyataan para pejabat tinggi yang terlibat dalam berbagai diskusi masih menjadi penggerak utama Poundsterling di tengah absensi perubahan kebijakan BoE dalam waktu dekat.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply