Bank Sentral Jepang Tak Ubah Kebijakan, Yen Lanjutkan Reli

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang USD/JPY longsor 0.60 persen ke kisaran 111.81 pada pertengahan sesi Eropa hari Kamis ini (20/12), meskipun bank sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) tak merubah suku bunga dalam pernyataan pasca rapat kebijakannya hari ini. Pasalnya, pengumuman suku bunga bank sentral AS (Federal Reserve) telanjur menjatuhkan minat risiko pasar, sehingga Yen sebagai mata uang Safe Haven malah lebih banyak dicari oleh investor dan trader.

Bank Sentral Jepang Tak Ubah Kebijakan Yen Lanjut Reli

Dalam pengumumannya hari ini, BoJ memutuskan untuk mempertahankan kebijakan moneter ultra longgar yang terdiri dari program pembelian obligasi tahunan dan suku bunga negatif. Suku bunga acuan jangka pendek tetap -0.1 persen dan target yield obligasi pemerintah Jepang masih pada 0.0 persen, dengan tujuan agar menunjang realisasi target inflasi 2 persen yang masih jauh dari tercapai. Namun, pasar tak terlalu memperhatikan pengumuman tersebut karena sudah sesuai dengan estimasi awal dan diperkirakan takkan menimbulkan perubahan besar.

Alih-alih, pelaku pasar menyoroti pengumuman suku bunga Federal Reserve. Walaupun The Fed tetap menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin sesuai ekspektasi pasar, tetapi mereka juga mensinyalkan pemangkasan jumlah kenaikan suku bunga susulan tahun depan dan menekankan bahwa perubahan suku bunga tidaklah bersifat pasti. Akibatnya, terjadilah aksi jual Dolar.

Baca Juga:   Komentar Trump Mengikis Keyakinan Atas Poundsterling

Dalam hitungan rekor tahunan, Dolar AS masih unggul versus Yen Jepang. Hal itu nampak dari posisi USD/JPY yang masih dekat level tertinggi tahun ini. Namun, pengumuman Federal Reserve dini hari tadi telah memicu reaksi spontan pelaku pasar yang sebelumnya mengharapkan info berbeda.

Menurut David Cottle dari DailyFX dalam catatannya, “Investor telah memutuskan bahwa kehati-hatian diperlukan saat ini, dan USD/JPY telah selip ke bawah Uptrend Channel yang sebelumnya terbentuk sejak Juni. Fokusnya saat ini terletak pada zona support antara level terendah bulan ini dan level terendah 26 Oktober pada 113.29. Jika Dolar bisa melindungi zona ini, maka USD/JPY bisa naik kembali. Namun jika tidak, bersiaplah menghadapi penurunan lebih jauh; tetapi syarat biasa mengenai kondisi trading di masa liburan yang menipis kemungkinan akan berlaku sepanjang minggu depan.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply