Bank Sentral Tinjau Kebijakan Inkonvensional, Dolar New Zealand Anjlok

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang NZD/USD anjlok sekitar 0.7 persen ke level 0.6707 dalam perdagangan hari Selasa ini (23/7), akibat laporan bahwa bank sentral New Zealand (Reserve Bank of New Zealand/RBNZ) sedang meninjau kemungkinan menerapkan kebijakan moneter inkonvensional. Dolar New Zealand juga merosot drastis versus Dolar Aussie, karena laporan tersebut dipandang membuka peluang untuk pelonggaran moneter RBNZ yang lebih agresif.

Dolar New Zealand Anjlok

Kisi-kisi mengenai rencana RBNZ tersebut diungkap oleh Bloomberg News hari ini. RBNZ belum memaparkan kebijakan inkonvensional seperti apa itu, karena penjajakannya masih dalam taraf awal. Meski demikian, pelaku pasar biasanya mengidentikkan “kebijakan moneter inkonvensional” dengan program pelonggaran moneter seperti Quantitative Easing.

Imbas dari berita Bloomberg tersebut semakin besar, karena investor dan trader tengah berfokus pada sejumlah rapat bank sentral yang akan digelar mulai pekan ini hingga akhir bulan Juli. Baik bank sentral Eropa (ECB) yang akan berapat pada hari Kamis, maupun bank sentral AS (Federal Reserve) yang baru menggelar pengumuman pekan depan, semuanya diperkirakan bakal melonggarkan kebijakan.

Baca Juga:   SAHAM ERAA SENIN 26/03/2018 (BERITA SAHAM)

“Seharusnya tak mengejutkan siapapun bahwa sebuah bank sentral dengan hati-hati merencanakan kemungkinan penggunaan kebijakan moneter inkonvensional. (Namun) suku bunga swap NZ menurun moderat sebanyak 2 basis poin. Di tengah minimnya berita apapun, kami memperkirakan NZD akan naik (dan) menutup kembali penurunannya,” kata Joseph Capurso, seorang pakar strategi dari Commonwealth Bank of Australia (CBA).

Terlepas dari proyeksi jangka pendek tersebut, outlook Dolar New Zealand telah memburuk. RBNZ memangkas suku bunga hingga mencapai rekor terendah 1.5 persen pada bulan Mei. Namun, pelaku pasar mengekspektasikan mereka akan memotong suku bunga lagi sebelum akhir tahun, atau bahkan melakukan beberapa kali pemangkasan susulan hingga tahun depan.

“Kompetisi agung bank-bank sentral telah selangkah lebih maju ke teritori dovish,” kata Ned Rumpeltin dari TD Securities. Lanjutnya, “NZD menunjukkan kinerja terburuk hari ini dengan posisi spot terdorong turun untuk menguji DMA-200 (0.6723). Namun, kami berhati-hati, dan tidak berlebihan menerjemahkan pengumuman hari ini. Dengan potensi pemangkasan suku bunga 150 basis poin sebelum menyentuh nol, (maka) RBNZ masih punya banyak ruang untuk kebijakan (moneter) konvensional.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply