BERITA SAHAM 25/07/2018 – BELAJAR DARI JEPANG, INDONESIA INGIN KEMBANGKAN ASURANSI PERTANIAN

Bonus Welcome Deposit FBS

IQPlus – Sejak tahun 2012, Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan PT Jasindo (Persero) telah mulai melaksanakan program Asuransi Pertanian melalui pendekatan indemnity (kerugian), sebagai salah satu upaya perlindungan terhadap petani. Untuk memperluas cakupan wilayah perlindungan petani, mulai tahun 2015 sampai dengan tahun 2018, Kementerian Pertanian memperluas pilot project secara nasional. Dalam hal ini, Kementerian Keuangan berperan penting dalam hal menjaga kondisi kesehatan keuangan PT Jasindo sebagai BUMN pelaksana program Asuransi Pertanian. Sedangkan Bappenas juga turut berperan sebagai koordinator dalam perluasan pilot project Asuransi Pertanian.

Dalam rangka memperkaya pengetahuan dan penerapan Asuransi Pertanian, Bappenas bersama Kementerian Pertanian dan Kementerian Keuangan melaksanakan Knowledge Co-Creation Program Asuransi Pertanian Indonesia-Jepang pada tanggal 26 Juni 2018 sampai dengan 10 Juli 2018. Kegiatan tersebut didukung oleh Japan International Cooperation Agency (JICA).

Kegiatan knowledge co-creation dilaksanakan melalui serangkaian diskusi on-site dengan Kementerian Pertanian Jepang (Ministry of Agriculture, Forest and Fishery . MAFF) serta Kantor Nokyo Kyosai (NOSAI) sebagai pelaksana Asuransi Pertanian Jepang. Dalam diskusi tersebut, MAFF dan NOSAI menyampaikan bahwa Asuransi Pertanian di Jepang dilaksanakan dengan prinsip gotong royong, dengan melibatkan Federasi NOSAI di tingkat prefektur atau setingkat provinsi dan Kementerian Pertanian (MAFF) di tingkat Negara. Pemerintah Jepang juga memberikan dukungan, antara lain berupa tanggungan premi asuransi sebesar 50% serta hibah biaya operasional dari organisasi NOSAI. Dari sisi proses penggantian kerugian klaim, dihitung menggunakan perhitungan selisih hasil panen dengan standar panen wilayah/nasional.

Baca Juga:   Ricuh Utang Indonesia, Kurs Rupiah Melemah Lagi

Hasil kegiatan Knowledge Co-Creation Program Asuransi Pertanian Indonesia . Jepang tersebut diharapkan dapat menjadi lesson-learned bagi pelaksanaan pilot project Asuransi Pertanian atau Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Indonesia. Kementerian Keuangan dhi. DJPPR berharap program Asuransi Pertanian (AUTP) ini dapat berkembang dan diberlakukan secara nasional dengan tetap mempertimbangkan kapasitas fiskal Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply