BERITA SAHAM JUMAT 23/11/2018 – SEMEN BATURAJA JAMIN STOK HINGGA PELOSOK

Bonus Welcome Deposit FBS

IQPlus – PT Semen Baturaja (Persero) menjamin ketersediaan stok hingga pelosok Provinsi Sumatera Selatan untuk mendukung program pembangunan infrastruktur. Direktur Utama PT Semen Baturaja (Persero) Jobi Triananda Hasjim di Palembang, Jumat, mengatakan kesanggupan memenuhi kebutuhan semen di Sumsel itu karena sudah mengoperasikan pabrik Baturaja II.

“Saat ini produksi semen meningkat signifikan karena adanya pabrik baru. Tentunya ini menjadi jaminan sendiri bahwa semen tidak bakal langka di masa datang,” kata dia.

Ia mengatakan sebagai anak usaha PT Semen Indonesia, Semen Baturaja terus berinovasi terutama dalam menyikapi perkembangan teknologi. “Saat ini untuk pemasaran kami sudah memiliki aplikasi. Setiap agen bisa memesan via online, jadi ketika stok sedikit bisa langsung pesan dan diantar tepat waktu,” kata dia. Semen Baturaja pada semester I 2018 membukukan pendapatan sebesar Rp783,5 miliar atau tumbuh 25 persen dibanding periode sama tahun 2017 sebesar Rp627,4 miliar.

Efisiensi yang dilakukan perseroan pada semester pertama tahun 2018 berdampak pada membaiknya marjin keuntungan dan menjadi yang tertinggi di industri.

Baca Juga:   Saham Australia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, S & P / ASX 200 Turun 1,09%

Saat ini, kapasitas produksi semen perseroan sebesar 3,85 juta ton per tahun setelah beroperasinya Pabrik Baturaja II yang memiliki kapasitas produksi semen sebesar 1,85 juta ton per tahun pada September tahun 2017. Ia mengatakan permintaan semen curah di pasar nasional tahun ini tumbuh pesat hingga mencatat pertumbuhan 11,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini tak lain berkat adanya sejumlah pembangunan infrastruktur.

Sejauh ini, Semen Baturaja telah mendominasi pasar di Sumsel dengan pangsa pasar 52,9 persen atau tumbuh 8,1 persen dibandingkan tahun 2017. Bahkan di Lampung, sejak 2018 mampu menjadi market leader. Pertumbuhan positif dari sisi penjualan bukan hanya terjadi di Sumsel dan Lampung karena di Provinsi Jambi juga mencapat pertumbuhan 111,8 persen dibandingkan tahun lalu sehingga membuat market sharet produk SMBR menjadi 11 persen. “Ini menjadi pencapaian tertinggi dalam lima tahun terakhir di Jambi,” kata dia.

Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia, total permintaan semen di wilayah Sumatera Bagian Selatan pada semester I/2018 mencapai 2.619.172 ton. Sedangkan di Sumatera mencapai 6.481.428 ton atau meningkat 7,2 persen dibandingkan semester I/2017 yang hanya 6.028.820 ton.

Baca Juga:   Saham EXCL JUMAT 27/04/2018 ( BERITA SAHAM )

Sementara ini pertumbuhan volume penjualan SMBR berhasil melampaui pertumbuhan permintaan di seluruh wilayah pemasaran perseroan. “Mulai dari Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu, hingga Bangka Belitung,” ujar dia.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply