BERITA SAHAM KAMIS 14/11/2019 – KAWASAN INDUSTRI KUALA TANJUNG DITARGETKAN RAMPUNG 2020

Bonus Welcome Deposit FBS

IQPlus – Pembangunan kawasan industri Pelabuhan Kuala Tanjung Fase II ditargetkan rampung pada pertengahan 2020 ditambah adanya kerja sama dengan Belanda dan China.

“Untuk Fase II ini, kita mengoptimalkan untuk membangun kawasan industri seluas 400 hektare, paling lambat pertengahan tahun selesai,” kata Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis PT Pelindo I Ihsanudin Usman usai penandatanganan Head of Agreement (HoA) antara Pelindo I, Port of Rotterdam Authority dan Zhejiang Provincial Seaport Investment & Operation Group Co, Ltd. di Jakarta, Kamis.

Ihsanuddin menjelaskan pihaknya juga akan membentuk usaha patungan (joint venture) untuk pengelolaan kawasan industri di Pelabuhan Kuala Tanjung dengan pihak Port of Rotterdam dan Zhejiang. “Nanti juga kita libatkan BUMN sesuai yang disepakati untuk dibuat .joint venture.,” katanya.

Dengan adanya kerja sama dengan operator pelabuhan dunia itu, Pelindo I berharap bisa menarik pelayaran langsung (direct call) ke negara-negara China dan Eropa. “Keduanya juga akan mendapatkan porsi saham yang cukup, bukan hanya sekadar beli,” katanya.

Baca Juga:   Harga Minyak Jatuh, Permintaan Lemah

Ihsanuddin menyebutkan setelah proyek Pelabuhan Kuala Tanjung rampung hingga Fase 4, maka akan membuka lapangan pekerjaan sebanyak 90.000 tenaga kerja dengan nilai ekonomi sekitar 30 miliar dolar AS.

Bukan tanpa alasan, Ia menambahkan, Pelabuhan Kuala Tanjung sangat berpotensi karena disokong oleh industri minyak sawit mentah (CPO), batu bara dan karet yang cukup besar di Sumatera. Selain itu, Pelabuhan Kuala Tanjung juga berada di garis selat yang paling sibuk di dunia, yaitu Selat Malaka.

“Memang Indonesia masih dilihat medioker dibanding dengan pelabuhan-pelabuhan yang dikelola oleh Malaysia dan SIngapura, tapi kita punya .backbone.-nya Sumatera dengan CPO-nya,” ujarnya.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply