BERITA SAHAM SELASA 29/01/2019 – FRAKSI NASDEM KRITIK PANITIA PENDAFTARAN DIREKSI BANK BJB

Bonus Welcome Deposit FBS

IQPlus – Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) DPRD Provinsi Jawa Barat memberikan kritik kepada Panitia Pendaftaran Direksi Bank BJB.

Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi Jawa Barat Eryani Sulam, Senin, di Bandung, mengatakan, panitia pendaftaran calon direksi Bank BJB harus memberi kesempatan bagi semua pendaftar untuk mengikuti proses seleksi yang dimulai pada Selasa (29/1). Menurut Eryani, tidak boleh ada persyaratan diskriminatif, sehingga semua kandidat yang terjegal syarat pendaftar harus tetap diberi kesempatan untuk mengikuti tes selama memiliki kualifikasi perbankan yang kompeten.

Eryani mengatakan, persyaratan pendaftar calon direksi tidak transparan dan diskriminatif karena melarang mantan direksi dan mantan pimpinan eksekutif Bank BJB untuk kembali berkarir di bank pelat merah tersebut.

“Jadi dalam poin tiga dengan jelas menyebut calon pendaftar bukan mantan direksi atau pejabat eksekutif yang purnabakti, mengundurkan diri, atau diberhentikan,” kata Eryani.

Dia mengatakan, hal ini tidak boleh terjadi karena memberi keistimewaan kepada sebagian pendaftar. “Seharusnya semua memiliki peluang yang sama,” katanya.

Baca Juga:   Outlook Mingguan Emas / Silver / Tembaga : 1 - 5 Desember 2014

Dia menuturkan selama memenuhi kualifikasi perbankan yang baik, mantan direksi dan mantan pimpinan eksekutif Bank BJB tidak boleh dilarang untuk mengikuti tes karena bisa jadi mampu membawa perubahan positif untuk BUMD tersebut.

“Jadi logikanya, yang dari luar saja boleh mendaftar, masa yang dari dalam, seperti mantan direksi dan pimpinan eksekutif tidak boleh mendaftar. Kan aneh,” katanya.

Selain itu, ia juga menilai, kandidat tersebut memiliki keunggulan seperti lebih memahami situasi dan kondisi Bank BJB karena pernah berada di dalamnya.

“Sehingga tidak tepat kalau dalam AD/ART ada aturan itu atau poin tiga,” katanya.

Oleh karena itu, Eryani pun meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) selaku pemegang saham pengendali Bank BJB tidak tergesa-gesa melakukan RUPSLB untuk memilih jajaran direksi yang baru.

“Sebaiknya luruskan dulu AD/ART ini, jangan ada aturan yang diskriminasi,” katanya.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply