BERITA SAHAM SENIN 02/12/2019 – BPS : KENAIKAN TARIF BPJS KESEHATAN TAK AKAN PENGARUHI INFLASI 2020

Bonus Welcome Deposit FBS

IQPlus – Badan Pusat Stastistik (BPS) menyatakan bahwa kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan yang berlaku pada awal 2020, tidak akan mempengaruhi pergerakan inflasi tahun depan.

Inflasi terjadi karena berdasarkan penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) atau indeks yang mengukur terjadinya inflasi atau deflasi, biaya asuransi jiwa maupun biaya nonasuransi jiwa tak masuk dalam penghitungan konsumsi, melainkan transfer.

“Kalian bisa cek nanti, yang namanya asuransi jiwa maupun asuransi nonjiwa itu tidak masuk dalam konsumsi karena dia masuk dalam transfer,” ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers di Jakarta, Senin.

Bentuk pengeluaran asuransi yang akan mempengaruhi laju IHK adalah hanya biaya administrasi untuk asuransi. Dengan demikian, BPS menyimpulkan kenaikan tarif peserta BPJS Kesehatan tidak akan mempengaruhi pergerakan IHK secara signifikan pada tahun depan.

Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Ketentuan ini mengatur penyesuaian iuran BPJS Kesehatan.

Besaran iuran bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang ditanggung oleh APBN maupun peserta yang didaftarkan oleh pemerintah daerah (PBI daerah) sebesar Rp42 ribu. Besaran yang sama, juga ditetapkan untuk peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan peserta Bukan Pekerja (BP) dengan layanan kelas III.

Baca Juga:   Pidato Ketua Fed Diperkirakan Hawkish, Dolar AS Siap-siap Reli

Sementara untuk PBPU dan Bukan Pekerja, iuran kelas II sebesar Rp110 ribu, dan iuran peserta kelas I sebesar Rp 160 ribu. Besaran iuran bagi peserta PBPU dan BP akan berlaku mulai 1 Januari 2020.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply