BERITA SAHAM SENIN 14/10/2019 – PINDAH KE SEGMEN DIGITAL, BANK ARTOS BAKAL RIGHT ISSUE Rp1,5 TRILIUN

Bonus Welcome Deposit FBS

IQPlus – PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO) menyatakan bakal melayani segmen menengah dan bawah dengan menggunakan platform digital, setelah diakuisisi sebesar 51 persen oleh investor strategis dan pelaksanaan rights issue setidaknya mencapai Rp1,5 triliun.

Direktur Utama Bank Artos Indonesia, Deddy Triana mengungkapkan, sejak mengawali tahun ini Perseroan bergerak cepat melakukan langkah strategis untuk memperkuat permodalan, baik secara organik maupun non-organik dengan mencari investor strategis serta rencana menambah modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD/rights issue) sekitar Rp1,5 triliun-Rp1,6 triliun.

“Memang Bank Artos akan menjadi bank dengan platform digital yang merupakan business model baru. Bisa saja ada kesamaan dengan Jenius (aplikasi keuangan milik PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk), namun bisa dikembangkan dan dikolaborasi lagi,” kata Deddy di Jakarta, Senin.

Terkait isu yang menyebutkan ARTO akan menjadi Bank Gojek atau Gobank, jelas Deddy, informasi tersebut bukan berasal dari Bank Artos. “Sampai saat ini Perseroan tidak pernah melakukan pembicaraan terkait rencana tersebut. Bahkan, belum melakukan pembicaraan eksklusif dengan ekosistem mana pun,” tutur Deddy.

Baca Juga:   Dolar Memegang Keuntungan Pada Awal Perdagangan Asia, Di Wilayah Lew AS

Meski demikian, pada 30 September 2019, ARTO mendapatkan persetujuan pemegang saham atas rencana pengambilalihan saham mayoritas (akuisisi) yang akan diikuti dengan rencana rights issue serta perubahan terhadap beberapa ketentuan anggaran dasar ARTO.

“PT Metamorfosis Ekosistem Indonesia (MEI) dan Wealth Track Technology Limited (WTT) bermaksud untuk mengambilalih saham yang mewakili tidak kurang dari 51 persen, yang terdiri dari 37,65 persen akan diambil MEI dan sebesar 13,35 persen akan diambilalih oleh WTT,” papar Deddy.

Ia mengatakan bahwa, pada akuisisi tersebut MEI dan WTT berkomitmen untuk mengembangkan Bank Artos menjadi sebuah bank yang akan melayani segmen menengah dan bawah dalam piramida pasar (mass market) dengan menggunakan platform digital.

“Setelah dilaksanakan rencana akuisisi, Perseroan bakal melakukan penambahan modal melalui mekanisme PM-HMETD (rights issue) Bank Artos akan mendapat dana untuk pengembangan usaha dan produk, investasi infrastruktur di bidang teknologi informasi dan sumber daya manusia serta perbaikan struktur permodalan maupun kesehatan Bank,” ucapnya

Deddy menyebutkan kalau pihaknya akan melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT), terdiri dari pemberian hak untuk pembelian efek bersifat ekuitas dalam jumlah sebanyak-banyaknya 15 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply