BoE Kandaskan Ekspektasi Pasar, Reli Sterling Terhenti Di Bawah 1.27

Bonus Welcome Deposit FBS

Poundsterling sempat meroket cukup tinggi versus Dolar AS pada awal perdagangan sesi Eropa, karena Federal Reserve menyampaikan pesan bernada dovish dalam pengumuman kebijakannya dini hari tadi (20/6). Namun, posisinya langsung mundur kembali ke kisaran 1.2692, setelah bank sentral Inggris (Bank of England/BoE) mengingatkan bahwa risiko perlambatan ekonomi telah meningkat. Sterling juga terpantau melemah terhadap Euro, dengan posisi EUR/GBP naik 0.25 persen ke level 0.8902.

BoE Kandaskan Ekspektasi Pasar dan Reli Sterling

Dalam rapat tadi sore, komite kebijakan moneter BoE memutuskan dengan suara bulat 9-0 untuk membiarkan suku bunga tetap. Keputusan tersebut semestinya bullish bagi Sterling. Namun, ada dua hal dalam keputusan itu yang mengakibatkan pelaku pasar kecewa. Pertama, tak ada satu pun anggota rapat yang menyuarakan perlunya kenaikan suku bunga di masa depan. Kedua, penilaian BoE mengenai outlook ekonomi semakin memburuk, sehingga justru memunculkan kekhawatiran kalau perubahan kebijakan selanjutnya adalah pemangkasan suku bunga.

BoE memperkirakan pertumbuhan ekonomi Inggris bakal gagal memenuhi potensinya lagi pada kuartal kedua tahun ini, walaupun kenaikan bisa dipastikan terjadi jika kesepakatan brexit berhasil dicapai. Semua itu membawa konsekuensi buruk di tengah suramnya iklim ekonomi global.

Baca Juga:   Outlook FOREX Mingguan: 17- 21 Oktober 2016

BoE menyatakan dengan blak-blakan, “Sejak rapat Komite sebelumnya, data jangka pendek secara keseluruhan telah sesuai dengan laporan Mei, tetapi risiko perlambatan pertumbuhan telah meningkat. Secara global, ketegangan terkait perdagangan telah bertambah. Secara domestik, perkiraan kemungkinan akan terjadinya ‘No-Deal Brexit’ meningkat.”

Lebih lanjut, “Kekhawatiran mengenai perdagangan telah berkontribusi pada volatilitas ekuitas lobal dan spread obligasi korporasi, berikut jatuhnya harga logam industri. Suku bunga forward di negara-negara ekonomi maju telah jatuh lebih jauh secara signifikan. (Secara khusus) Peningkatan ketidakpastian brexit telah menambah tekanan penurunan bagi suku bunga forward Inggris, dan mengakibatkan penurunan nilai tukar Sterling.”

Singkatnya, pelaku pasar gagal memeperoleh konfirmasi kebijakan tertentu dari muatan pernyataan BoE kali ini. Faktor politik dan isu global pun bisa jadi bakal mengombang-ambingkan Sterling lagi.

“MPC (dewan kebijakan BoE) meniti garis yang sangat hati-hati dan netral pada bulan Juni, meninggalkan GBP tanpa petunjuk arah yang nyata,” kata James Rossiter dari TD Securities. “Ke depan, perhatian dengan cepat beralih kembali ke manuver politik Inggris yang sedang berlangsung dan latar belakang risiko global yang lebih luas.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply