BoE: Pounds Akan Tumbang Jika Brexit Tanpa Kesepakatan

Bonus Welcome Deposit FBS

Poundsterling terpantau melemah kembali pada awal sesi New York hari Jumat ini (14/September), setelah pimpinan bank sentral Inggris (Bank of England/BoE) menyampaikan proyeksi yang cukup mengerikan jika terjadi “No Deal” Brexit. Pasangan mata uang GBP/USD merosot 0.10 persen ke 1.3092, mengakhiri reli beruntun yang telah berlangsung sejak awal pekan.

Sterling juga melemah versus Euro dan Yen. Duet EUR/GBP naik 0.12 persen ke 0.8930, sementara GBP/JPY merosot 0.20 persen ke 146.35.

Pounds Akan Tumbang Jika Brexit Tanpa Kesepakatan

Di hadapan para pejabat negara tertinggi hari ini, pimpinan bank sentral Inggris (Bank of England/BoE), Mark Carney, memaparkan berbagai dampak buruk yang akan timbul apabila Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa ada kesepakatan dagang tertentu (“No Deal” Brexit). Ia memperkirakan bahwa jika Brexit kacau, maka Poundsterling akan tumbang, sementara inflasi dan suku bunga bakal melonjak.

Menyusul kenaikan suku bunga, masyarakat Inggris harus menanggung biaya bunga lebih tinggi, khususnya untuk KPR. Bilamana hal itu terjadi, maka harga perumahan bisa jatuh 35 persen dalam tempo tiga tahun setelahnya, hingga mengakibatkan banyak warga Inggris menderita kerugian besar.

Baca Juga:   Aussie, Kiwi Jatuh Terhadap Dolar AS Setelah Data Suram

Proyeksi Carney tersebut diambil dari modelling yang telah dibuat oleh staf Bank of England berdasarkan beberapa skenario Brexit; tepatnya bersumber dari model skenario terburuk. Menurut skenario itu pula, Bank of England takkan mampu memangkas suku bunga untuk mengimbangi dampak ekonomi dari kekacauan Brexit, karena kebijakan moneter longgar justru akan memperparah inflasi.

Berita mengenai proyeksi Carney ini kurang diperhatikan pelaku pasar di awal sesi Eropa; kemungkinan karena dalam beberapa hari terakhir ini para negosiator Brexit berulangkali mengungkapkan optimisme mereka. Bahkan, pimpinan negosiator Uni Eropa, Michel Barnier, mengindikasikan bahwa diskusi mengenai kesepakatan dagang pasca Brexit sudah mencapai 90 persen.

Meski begitu, apabila sebuah kesepakatan tak juga ditandatangani hingga akhir tahun ini, maka skenario terburuk yang telah digambarkan oleh BoE tersebut bisa membangkitkan kekhawatiran pelaku pasar. Sejumlah analis pun telah mulai bersikap realistis, mensinyalir reli Pounds terhadap Dolar AS saat ini hanya akan terbatas saja di bawah level psikologis 1.3200.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply