BoE Teguh Pertahankan Suku Bunga, Pound Stabil

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang GBP/USD stabil di sekitar level 1.2483 pada awal sesi New York (19/9), dekat kisaran tertinggi sejak akhir bulan Juli. Bank sentral Inggris (BoE) mempertahankan suku bunga tetap pada level 0.75 persen, serta mengulangi kembali niat untuk menaikkan suku bunga apabil Inggris berhasil menyelesaikan masalah brexit dengan baik. Hal ini mendukung Poundsterling versus Dolar AS, meskipun posisinya lebih lemah terhadap Yen dan Euro.

BoE Mantap Pertahankan Suku Bunga

Dalam pengumumannya hari ini. BoE menyatakan bahwa pertumbuhan GDP akan meningkat 0.2 persen pada kuartal III/2019, setelah sempat kontraksi -0.2 persen pada periode sebelumnya. Inflasi diekspektasikan akan kurang dari target 2 persen dalam jangka pendek, sedangkan pertumbuhan ketenagakerjaan disinyalir melemah.

Notulen rapat BoE memberikan isyarat kuat bahwa mereka tidak berminat untuk mengikuti langkah bank-bank sentral lain yang memangkas suku bunga. Namun, analis menilai kunci perubahan kebijakan masih terletak pada brexit.

“Dikarenakan jatuhnya GDP kuartal kedua, penurunan inflasi inti ke nyaris terendah 3-tahun pada bulan Agustus dan drama brexit yang sedang berlangsung, tak pernah ada peluang bagi MPC (BoE) untuk menaikkan suku bunga dari 0.75 persen hari ini. Namun meski nada notulen sedikit lebih dovish dibandingkan bulan Agustus, kami tak memperkirakan MPC akan mengikuti langkah Fed dan ECB untuk melonggarkan kebijakan, kecuali jika ada No-Deal Brexit,” kata Thomas Pugh dari Capital Economics.

Baca Juga:   BERITA SAHAM KAMIS 18/07/2019 - AGRESIF TINGKATKAN PRODUKSI, PERTAMINA EP BOR ENAM SUMUR BARU

“MPC (BoE) sedikit lebih dovish mengenai outlook inflasi dan suku bunga dalam jangka pendek daripada saat Agustus, tetapi mereka masih khawatir inflasi bisa naik melampaui target pada tahun 2021,” tambah Pugh

Ia menambahkan, “Sekalipun tak ada deal brexit pada akhir Oktober, dengan inflasi jauh di bawah 2 persen, MPC tak mungkin merasakan tekanan untuk terburu-buru menaikkan suku bunga. Kami meyakini MPC akan menahan diri hingga paruh kedua tahun depan. (Namun) jika tak ada deal, maka MPC kemungkinan mengubah nada dengan cepat dan mendukung perekonomian dengan memangkas suku bunga.”

Perubahan suku bunga biasanya dilakukan sebagai respons dari perubahan inflasi. Namun, kondisi Inggris saat ini cukup unik. Di tengah ketidakpastian brexit, BoE tidak dapat mengambil tindakan tegas karena konsekuensinya tidak dapat diukur dengan jelas.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply