Brasil Akan Menyelidiki Penolakan Layanan Bank Untuk Perusahaan Crypto

Afiliasi IB XM Broker

Berdasarkan laporan yang paling baru dari Folha de Sao Paulo mengatakan bahwa bank Brasil telah menyatakan penolakan pemberian layanan bagi perusahaan Crypto. Mengenai masalah ini, sekarang otoritas setempat sedang melakukan penyelidikan.

20 Mei kemarin, otoritas Brasil yaitu Dewan Administrasi untuk Pertahanan Ekonomi atau CADE akan kembali membuka kasus terhadap pemberian pinjaman yang menolak kerjasama dengan perusahaan Crypto. Pada awalnya gugatan diajukan 2018 lalu oleh Associacao Brasileira de Cripto Ativos e Blockchain atau ABCB. Itu adalah sebuah blockchain nirlaba berlokasi di Sao Paulo dan kasus bermula ketika Banco do Brasil menutup akun dari pertukaran Crypto yaitu Atlas dengan alasan keputusan administratif.

Beberapa bank besar Brasil lainnya seperti Santander, Sicredi, Unibanco dan juga Banco Inter juga memberikan tuduhan bahwa bank telah melakukan penolakan yang tidak dibenarkan sama sekali. Akhir 2019 lalu, kasus dihentikan sementara setelah bank menyampaikan pembelaannya.

Bank mengatakan bahwa tidak ada aturan yang membuat bank wajib memberikan layanan. Apalagi pasar Crypto independen dan sangat rentan terjadi pencucian uang. Saat ini CADE sepakat membuka kembali kasus ini dengan alasan bahwa tidak ada bukti yang masuk akal atas pembelaan penutupan layanan oleh bank. 

CADE harus bertindak agar melindungi persaingan di pasar yang terus meningkat dan menghindari perpindahan broker Crypto ke sistem keuangan limbo yang lebih rawan pencucian uang.

Agen lokal lain seperti CVM, COAF dan juga EFB diharapkan akan turut serta dalam proses penyelidikan ini. Bank juga mengatakan siap memberikan semua informasi yang dibutuhkan dan akan kooperatif dalam menjalani kasus ini.

Aturan Crypto Brasil

Baca Juga:   BitMEX Terus Kehilangan Pangsa Pasar Dibandingkan Binance

Secara umum tidak ada aturan khusus yang mengatur masalah Crypto di Brasil. Tapi beberapa pertukaran Crypto memutuskan menutup layanan setelah ada ancaman pemberlakuan denda karena melanggar aturan pajak yang baru.

Ternyata selama ini semua platform yang ada di Brasil berada di bahwa aturan yang dikeluarkan oleh RFB yaitu Normative Instruction No.1888. dari aturan ini maka setiap platform perdagangan Crypto yang ada harus melakukan pelaporan semua data transaksinya. Jika hal itu tidak mereka lakukan maka akan siap menerima konsekuensi yaitu membayar denda mulai $120 sampai $360.

 

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply