CAD Catat Performa Terbaik Berkat Kenaikan Minat Risiko Pasar

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar Kanada berhasil menguat drastis versus Dolar AS hingga mencatat rekor terendah pada kisaran 1.3274, level terendahnya sejak tanggal 21 Maret lalu, dalam perdagangan hari Rabu ini (17/4). Serangkaian rilis data ekonomi berhasil mendongkrak minat risiko pasar global, sehingga meningkatkan daya tarik mata uang berisiko lebih tinggi seperti Loonie. Namun, saat berita dirilis pada awal sesi New York, pasangan mata uang USD/CAD telah menanjak naik kembali ke kisaran 1.330.

CAD Catat Performa Terbaik Berkat Kenaikan Minat Risiko Pasar

Pemantik pertama yang mendorong penguatan Dolar Kanada hari ini adalah rilis data-data ekonomi China. GDP China berhasil mencatat pertumbuhan 6.4 persen (Year-on-Year) pada kuartal pertama tahun ini, sementara produksi industri melonjak 8.5 persen (Year-on-Year) pada bulan Maret, dan tingkat pengangguran turun dari 5.3 persen menjadi 5.2 persen. Masing-masing data itu sukses mengungguli estimasi awal, sehingga memperbaiki outlook pertumbuhan global serta prospek permintaan atas komoditas vital seperti minyak bumi yang menjadi aset ekspor utama Kanada.

Selaras dengan perkembangan tersebut, Dolar Kanada melonjak seketika hingga mencatat kinerja terbaik hari ini dibandingkan mata uang negara-negara G10 lainnya. Penguatan dikukuhkan pula oleh rilis data inflasi dan neraca perdagangan Kanada yang dirilis setelahnya.

Baca Juga:   Indeks Dolar Memegang Dekat Puncak 12 Tahun Dalam Perdagangan Kilat

Badan Statistik Kanada melaporkan bahwa Consumer Price Index (CPI) meningkat 1.9 persen (Year-on-Year) pada bulan Maret. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan laju 1.5 persen pada periode sebelumnya, dan cocok dengan estimasi awal. Core CPI bahkan meningkat dari 1.5 persen menjadi 1.6 persen (Year-on-Year) dalam periode tersebut. Sementara itu, defisit neraca perdagangan berkurang drastis dari 3.09 Miliar menjadi 2.90 Miliar pada bulan Februari, jauh lebih baik dibandingkan angka 4.2 Miliar yang tercatat dalam laporan preliminer.

Meski demikian, para analis tetap pesimis mengenai prospek CAD ke depan. Avery Shenfield dari CIBC Capital Markets mengatakan, “Inflasi inti melaju menuju target Bank of Canada yang sebesar 2 persen, tetapi Bank of Canada (BoC) tak benar-benar memperhatikan perubahan desimal kecil seperti itu (karena dibutuhkan laju inflasi benar-benar tinggi sebelum BoC menaikkan suku bunga -red).”

Senada dengan Shenfield, analis dari TD Securities mengungkapkan, “Business Outlook Survey (BOS) pada musim semi menggambarkan kondisi yang lebih lemah dibandingkan sebelumnya, sebagaimana nampak pada niat investasi yang lesu dan angka indeks BOS komposit yang negatif untuk pertama kalinya sejak tahun 2016. BOS memberikan pengingat mengapa kita meremehkan CAD dan mengapa tetap strategis untuk sell (CAD) saat ada reli. Fokus kami bergeser ke USD/CAD dengan penanda resisten kunci pada 1.3450.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply