Cara Bermain Forex yang Benar untuk Menjadi Trader Profesional

Bonus Welcome Deposit FBS

Ada orang yang terjun dalam forex hanya untuk memperoleh pendapatan ekstra saja, tetapi ada pula yang berambisi untuk menjadi trader profesional. Namun, menjadikan trading forex sebagai mata pencaharian utama (trading for a living) bukanlah perkara sederhana. Saat baru mulai trading amatiran saja sudah banyak orang yang gagal, bagaimana bisa sukses hingga jadi pro? Berikut ini beberapa tips cara bermain forex yang benar untuk menjadi trader profesional:

  • Memanfaatkan Setiap Peluang Untuk Belajar Secara Optimal

Bahan belajar forex masa kini sudah sangat banyak. Bukan hanya ada buku, seminar dan artikel online, melainkan juga video youtube dan workshop trading live. Selain itu, akun demo masih menjadi sarana belajar yang sangat berharga. Seorang trader profesional akan memanfaatkan semua sarana prasarana ini untuk meningkatkan wawasan dan pengalamannya, serta menambah ide-ide trading baru. Mereka juga tidak akan malas eksperimen baru di akun demo, walaupun sudah lama terjun dalam trading riil.

Cara Bermain Forex yang Benar untuk Menjadi Trader Profesional

Jika Anda bertanya kepada para trader profesional saat ini mengenai apa penyesalan terbesar mereka, maka mayoritas pasti menjawab “tidak sungguh-sungguh berlatih akun demo”. Melalui akun demo, Anda dapat mengenal aplikasi trading forex atau platform trading, menganalisis pergerakan harga, mematangkan kondisi mental dalam menghadapi gejolak pasar, bahkan membuat sistem trading baru yang lebih handal. Sungguh sayang sekali jika fasilitas seperti ini malah disia-siakan, padahal kerugian sudah pasti terjadi saat Anda terburu-buru trading di akun riil tanpa latihan memadai.

Baca Juga: Belajar Cara Memulai Trading Forex Online Dari Nol untuk Pemula

  • Mengutamakan Skill Daripada Mencari Holy Grail

Tak sedikit trader forex yang mondar-mandir mencari indikator teknikal tercanggih, terbaik, terpercaya, dan paling ampuh (Holy Grail). Karena tak ada indikator tunggal yang cukup memuaskan, lalu mereka menggabungkan beragam indikator sekaligus. Akibatnya, tampilan grafik jadi ruwet dan pergerakan harga malah tak terbaca lagi. Tindakan ini bukanlah cara bermain forex yang benar untuk menjadi trader profesional.

Baca Juga:   Bisnis Forex Trading Online VS Bisnis Sektor Riil

Faktanya, tak sedikit trader profesional yang bermain forex tanpa indikator apapun (alias Naked Trading), hanya memanfaatkan pemahaman pola-pola Candlestick, atau cuma menggunakan satu jenis indikator saja. Namun, mereka benar-benar mampu membaca kondisi pasar yang ditampilkan oleh grafik harga. Mereka menguasai sistem trading atau indikator yang digunakannya, sehingga dapat menyesuaikan diri dengan segala kondisi pasar. Mereka juga cukup fleksibel untuk mengganti sistemnya jika kondisi pasar sudah berubah dan sistem lama tak lagi menguntungkan.

  • Mematangkan Money Management dan Psikologi Trading

Trader forex umumnya akan cepat bangkrut jika sampai loss berturut-turut. Namun, trader profesional justru bisa lebih cepat bangkit kembali dari keterpurukan. Mengapa bisa demikian? Apakah sistem trading-nya lebih canggih? Atau modalnya lebih banyak? Bukan. Meski faktor-faktor seperti sistem trading dan modal itu memengaruhi, tetapi kunci utamanya terletak pada Money Management (pengelolaan modal) dan psikologi trading.

Baca Juga: Kesalahan Fatal Dalam Trading

Orang kebanyakan akan mudah terpancing oleh rangsangan emosional tertentu, seperti kerugian beruntun atau pergerakan harga yang menyimpang dari prediksi awal. Saat menghadapi situasi tak terduga seperti itu, mereka malah bermain forex secara serampangan. Misalnya open posisi dalam lot sangat besar demi balas dendam, atau injeksi saldo ketika posisi trading sudah floating minus ratusan pips karena takut kalah. Trader profesional takkan melakukan kesalahan-kesalahan lugu seperti itu.

aturan trading forex (money management) untuk trader profesional

Perhatikan satu tips cara bermain forex yang benar untuk menjadi trader profesional ini: membuat sistem (aturan) trading tertentu dan melaksanakannya secara disiplin. Trader profesional takkan tergoda untuk balas dendam atau mempertahankan posisi floating terlalu lama, melainkan mengeksekusi aturan entry dan exit posisi trading sebagaimana telah ditentukan sejak awal. Mereka tak gelisah menyaksikan kerugian hari ini, karena toh masih ada hari esok. Mereka justru akan menjadikan kerugian beruntun sebagai bahan pelajaran untuk memperbaiki sistem dan melatih kondisi psikologis pribadi.

  • Mengombinasikan Analisis Fundamental dan Teknikal
Baca Juga:   Keunggulan Platform Metatrader 5 untuk Trading Forex

Sementara trader amatiran meributkan apakah analisis fundamental atau analisis teknikal yang paling unggul, para trader profesional sudah mempelajari keduanya sekaligus. Mereka boleh jadi menggunakan sistem trading yang menekankan salah satu jenis analisis saja, tetapi tetap mempelajari keduanya.

Trader amatir akan menggunakan perdebatan mengenai analisis fundamental vs teknikal sebagai alasan untuk mempelajari salah satu analisis saja, kemudian malas mempelajari analisis lainnya. Tanyakanlah kepada trader lain di sekitar Anda, jenis analisis apa yang menurut mereka paling baik. Pasti ada penyuka analisis teknikal menganggap fundamental terlalu sulit, sehingga enggan mempelajarinya. Demikian pula sebaliknya.

Trader profesional justru memahami plus-minus semua jenis analisis sebagai inspirasi untuk melengkapi dan meningkatkan kehandalan sistem trading-nya sendiri. Mereka takkan meremehkan berita-berita ekonomi, tetapi juga mempergunakan perangkat teknikal untuk bermain forex, karena memahami perbedaan peran masing-masing. Tanyakan saja pada trader profesional pengguna analisis teknikal mengenai kondisi fundamental terkini, maka mereka pasti tahu walau tak menggunakan secara langsung dalam trading sehari-hari.

  • Mencatat Jurnal Trading Rutin

Salah satu kebiasaan yang dilakukan oleh trader profesional, termasuk trader legendaris George Soros, adalah mencatat aktivitas trading mereka. Mereka akan mencatat kondisi open posisi dan hasil trading harian, tak peduli apakah suatu transaksi itu profit, loss, atau malah meleset dari target hingga floating berhari-hari. Hal ini sangat berbeda dengan trader amatir yang sering open posisi asal-asalan, lalu close posisi tanpa mempelajari kembali pengalaman transaksi sebelumnya.

Baca Juga:   Cara Membeli Saham Bagi Pemula

membuat jurnal trading untuk menjadi master trader forex

Sebuah jurnal trading rutin merupakan perlengkapan multiguna yang sangat powerful untuk trader profesional. Fungsinya beragam, termasuk:

  • Mengelola pembukuan untuk memastikan modal dan biaya bermain forex itu lebih rendah daripada hasilnya.
  • Mempelajari berbagai kondisi pasar yang berbeda serta kesesuaiannya dengan sistem trading yang digunakan.
  • Mengingatkan diri sendiri agar tak mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan.
  • Memahami penyebab mengapa bisa profit lebih cepat atau lebih besar daripada prediksi, agar bisa direplikasi di masa depan.
  • Pertanggungjawaban jika seorang trader profesional juga mengelola dana investasi dari orang lain.

Baca Juga: Teknik Compounding Forex untuk Melipatgandakan Profit Trading

Nah, setelah membaca uraian ini, apakah Anda masih ingin menjadi seorang trader profesional? Sepintas, kelihatannya sulit dan merepotkan. Akan tetapi, reward yang bisa didapat pun sangat banyak. Para trader profesional bukan hanya bisa menghasilkan keuntungan memadai untuk diri sendiri, melainkan juga mengelola dana orang lain. Mereka juga bisa membuka bisnis sambilan untuk meraup profit ekstra, seperti mengadakan training trading forex, mengisi seminar forex, menulis buku tentang forex, atau jadi youtuber sukses.

Lho, tapi trader forex biasa juga bisa bikin-bikin bisnis seperti itu? Ya, trader umum yang belum benar-benar profesional memang bisa, tetapi pasti sebatas “bisa” saja. Trader profesional yang sungguh-sungguh mumpuni akan tetap lebih unggul, karena pandangan dan petunjuk mereka berbasis pengalaman sejati. Terutama perkara Money Management dan psikologi trading itu susah dibuat imitasinya, karena memang memerlukan pengalaman langsung.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 5,00 out of 5)

Loading...

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply