Cara Memilih Reksadana Terbaik Dan Terpercaya

Reksadana Terbaik dan Terpercaya
Bonus Welcome Deposit FBS

Cara memilih reksadana terbaik dan terpercaya

Investasi reksadana adalah alternatif lain yang lebih menguntungkan jika Anda ingin mendapatkan tingkat pengembalian alias return yang lebih tinggi daripada bunga deposito atau tabungan. Mayoritas investor hanya menilai suatu produk reksadana dengan berpedoman pada tingkat kenaikan nilainya dari waktu ke waktu. Howmoneyindonesia.com sejak akhir 2013 merilis daftar reksadana terbaik berdasarkan tingkat pengembalian tersebut. Walaupun demikian pada kenyataannya tidaklah cukup menilai suatu produk reksadana hanya dari segi tingkat pengembaliannya saja. Mengapa demikian? Karena nilai return pada periode sebelumnya tak dapat menjadi jaminan nilai return di masa depan.

Lihat juga : Kenapa Investasi Reksadana

Nilai reksadana dapat lebih tinggi atau lebih rendah karena dipengaruhi oleh banyak faktor termasuk faktor dampak lingkungan bisnis pada tempat suatu produk reksadana diinvestasikan. Walaupun begitu investasi reksadana ini tak dapat dikatakan investasi yang berdasarkan spekulasi karena investor tetap dimungkinkan untuk menganalisis berbagai kriteria sebagai pedoman dalam memilih produk reksadana yang paling baik.

Berikut ini adalah panduan untuk memilih reksadana terpercaya dan terbaik bagi Anda.

1. Memahami tujuan dan profil investasi Anda
Tentu sudah banyak diketahui bahwa dalam investasi berlaku prinsip high risk high return atau potensi keuntungan yang besar selalu disertai dengan resiko investasi yang besar pula. Jika Anda menginginkan mendapatkan profit yang besar, Anda juga harus mempunyai keberanian untuk mempertaruhkan modal investasi Anda. Apakah Anda jenis investor yang berani mengambil resiko? Jika demikian maka yang paling cocok bagi Anda adalah produk reksadana saham.

Sebaliknya bila calon investor lebih suka bermain aman, maka Anda dapat memilih produk reksadana pendapatan tetap atau reksadana pasar uang, tetapi tentu dengan tingkat profit tak sebesar reksadana saham. Selain kedua produk yang telah disinggung tersebut ada pula produk reksadana campuran yang dapat menjadi alternatif pilihan jika Anda adalah investor dengan kategori moderat.

Baca Juga:   Apa Itu IPO Saham ?

Faktor berikutnya yang harus Anda perhatikan adalah tujuan dari investasi yang Anda lakukan. Jika Anda ingin berinvestasi jangka panjang untuk waktu di atas 5 tahun misalnya, maka reksadana saham dapat menjadi pilihan karena fluktuasi produk reksadana ini akan memberikan hasil positif untuk jangka panjang. Investasi ini cocok ditujukan bagi dana pensiun, biaya pendidikan, atau untuk membeli properti.

Sebaliknya, jika investasi ini hendak Anda gunakan dalam waktu 1 atau 2 tahun kemudian, maka produk yang dapat Anda pilih adalah reksadana yang dapat memberikan hasil yang lebih pasti walaupun tidak sebesar reksadana saham seperti produk reksadana terbaik pendapatan tetap. Sebelum menentukan produk yang sesuai bagi Anda ketahui dengan detail profil resiko dan tujuan investasi Anda.

Langkah berikutnya yang harus dilakukan oleh calon investor adalah menganalisis beberapa sifat produk reksadana incaran Anda. Penjelasan lengkap tentang karakteristik produk dapat Anda peroleh pada prospektus tentang produk-produk reksadana tertentu. Anda dapat memperoleh prospektus ini secara online pada website MI pemilik produk reksadana yang Anda kehendaki. Selain itu Anda juga dapat meminta perusahaan MI mengirimkannya kepada Anda untuk dipelajari. Berikut ini adalah kriteria yang harus Anda pertimbangkan dalam mempelajari prospektus.

Baca Juga : Apa itu Manajer Investasi (MI)

2. Umur produk reksadana
Anda direkomendasikan untuk memilih produk reksadana terpercaya yang kinerjanya telah teruji oleh waktu. Sebaiknya pilihlah produk yang berusia paling tidak 3 atau 5 tahun. Dengan demikian produk ini telah mengalami pasang surut sehingga dapat memberikan penjelasan tentang kinerjanya pada masa-masa yang bergejolak. Pada umumnya produk reksadana yang telah terpercaya memang mempunyai harga yang lebih mahal atau nilai aktiva bersih yang tinggi. Ada pula yang berpendapat bahwa usia produk yang muda bukan berarti bahwa reksadana yang bersangkutan kurang berkualitas.

Baca Juga:   Prospek Pasar Saham Tahun 2015

Pada produk tersebut investor dapat membuat penilaian sesuai dengan potensi lain produk reksadana. Walaupun begitu, bagi investor tentu sah-sah saja jika menginginkan produk reksadana terbaik dan terbukti telah memberikan keuntungan. Saat menghitung profit, bukanlah dalam jumlah unit yang dipentingkan melainkan tetap dalam prosentase.

3. Bagaimana dana investor dijalankan
Dalam investasi reksadana, investor dapat mengetahui kemana dana dijalankan dan bagaimana modal diinvestasikan. Semuanya jelas termuat dalam prospektus misalnya dana investor ditanamkan pada saham perusahaan apa saja, porsi dana pada saham, obligasi, dan lain sebagainya. Informasi ini jelas dapat membantu investor mengetahui apakah modalnya telah ditanamkan pada tempat yang benar atau tidak. Secara logis, seorang investor tentu akan lebih tenang jika dana miliknya ditanamkan pada saham perusahaan besar yang terkenal daripada diinvestasikan pada saham-saham perusahaan kecil.

Bagi investor yang mementingkan unsur syariah dalam investasinya, informasi pada prospektus dapat menjadi pegangan bagi Anda agar merasa yakin bahwa modal Anda tetap dijalankan sesuai aturan syariah. Berdasarkan informasi ini Anda dapat merasa tenang karena investasi yang Anda lakukan bukanlah termasuk perjudian karena pemilik modal tahu secara pasti bagaimana dananya diinvestasikan untuk menghitung potensi laba sekaligus resiko yang harus siap ditanggung.

4. Dana dikelola perusahaan Manajer Investasi
Dalam investasi reksadana terbaik, kepercayaan merupakan faktor yang paling penting, dengan demikian investor sebaiknya tahu secara pasti bahwa dana miliknya memang dikelola oleh perusahaan Manajer Investasi yang kredibel serta memiliki reputasi yang baik dalam dunia investasi. Suatu perusahaan terbukti mendapat kepercayaan tinggi dari masyarakat jika telah mampu menjalankan dana masyarakat dalam jumlah besar secara jujur dari waktu ke waktu. Hal ini juga berlaku pada produk reksadana, besarnya dana yang dikelola merupakan indikator dari tingginya tingkat kepercayaan terhadap perusahaan terkait.

Baca Juga:   Mengenal Apa itu Bond Dalam Investasi

5. Customer service
Selain faktor-faktor di atas dalam memilih produk reksadana terbaik Anda juga perlu mempertimbangkan layanan pelanggan oleh perusahaan. Perusahaan yang dapat memberikan layanan terbaik bagi nasabahnya memiliki karakteristik antara lain, customer service yang ramah dan dapat menjelaskan secara detail segala informasi yang dibutuhkan oleh klien. Perusahaan yang baik sanggup memberikan layanan cepat dan tepat bagi pelanggan. Perusahaan juga harus memberikan laporan rutin tentang dana investasi pada klien-kliennya. Perusahaan yang baik seharusnya mempunyai sistem administrasi yang simple untuk melakukan transaksi reksadana. Keberadaan website yang selalu di-update secara berkala juga menunjukkan profesionalisme perusahaan yang bersangkutan.

6. Biaya reksadana
Faktor terakhir yang perlu menjadi pertimbangan dalam memilih produk reksadana terpercaya adalah tentang biaya-biaya reksadana. Dana-dana tersebut meliputi, biaya pembelian yang dibebankan saat membeli produk reksadana perdana dan kemudian menambah investasi. Biaya penjualan akan dikenakan saat investor melakukan penjualan atau menarik dana. Besarnya beban tergantung pada nilai investasi yang ditanamkan lebih dari setahun. Yang terakhir adalah biaya kelolaan yang merupakan biaya yang harus dibayar oleh investor kepada perusahaan sebagai balas jasa atas dana yang telah dikelola perusahaan. Yang penting bagi Anda adalah membandingkan beban komisi ini dengan kinerja produk apakah sepadan atau tidak.

Berdasarkan kriteria memilih reksadana terbaik yang telah diulas di atas, kiranya Anda tak perlu bingung lagi dalam memilih produk reksadana yang paling sesuai bagi Anda.

Artikel Lain :

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply