Crypto Terbesar Di Korea Selatan Mengenalkan Algoritma Konsensus Baru

Afiliasi IB XM Broker

Sebuah proyek blockchain publik paling besar di Korea Selatan yaitu ICON atau ICX menyampaikan pengumuman terkait algoritma konsensus yaitu Loop Fault Tolerance 2.0 (LTF 2.0) pada 8 April kemarin. Tujuan algoritma baru tersebut diklaim untuk meningkatkan kinerja dalam skalabilitas dan juga bandwidth jaringan lewat konsensus Practical Byzantine Fault Tolerance (PBFT) tanpa mengorbankan keamanan.

Inovasi Pengurangan Beban Jaringan dan Meningkatkan Penempatan

Untuk buku putih LFT 2.0 telah dirilis di Github setelah penelitian dan pengembangan selama tiga tahun. Ini menjadi pertanda keberhasilan inovasi pada elemen teknologi blockchain untuk kali pertama di Korea Selatan. Untuk algoritma yang berbasis PBFT seperti yang diadopsi Crypto EOS dan Cosmos, memerlukan pertukaran pesan yang cukup besar untuk bisa mencapai konsensus pada blok baru.

Dengan adanya LFT 2.0 maka akan membantu pengurangan lalu lintas pesan yang dibutuhkan mulai tiga sampai dua langkah. Selain itu juga membuka peluang untuk mengambil voting lebih cepat dan mengurangi latensi jaringan.

Keamanan Audit Algoritma Secara Independen

Baca Juga:   Ahli Ekonomi Jeffrey Tucker: Bisakah Membayangkan Jika Bitcoin Ditimbang?

Untuk algoritma juga mampu diaudit dengan independen untuk tujuan keamanan oleh tim dan juga Institut Sains dan Teknologi Korea (KAIST). Dilansir dari Cointelegraph, tim yang sama mengangkat kekhawatiran mengenai jaringan Stellar pada tahun lalu. Sementara itu tim KAIST berkomentar tentang LFT 2.0 dan mengatakan:

“Kami telah melakukan analisa pada algoritma konsensus yang dinamai dengan LFT 2.0 yang digunakan oleh sistem blockchain ICON. Kami telah membuktikan bahwa LFT 2.0 mampu menjaga keselamatan dan kehidupan, dimana beberapa asumsi dibutuhkan untuk bisa membuktikan kehidupannya.”

Membangun Masa Depan

ICON atau ICX merupakan proyek Crypto yang paling besar di kawasan Korea Selatan. Proyek itu bertujuan untuk bisa membangun jaringan terdesentralisasi hybrid dan menyediakan jembatan antara komunitas otonom dan blockchain lain.

Bahkan proyek tersebut saat ini menjadi blockchain kedelapan yang paling banyak digunakan di dunia. Sementara itu menempatkannya pada peringkat ke 42 dalam hal kapitalisasi pasar dan menjadi token dengan kinerja yang paling baik kedua yang memiliki nilai diatas $100 Juta pada kuartal awal 2020 ini.

 

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply