Data ADP Mengecewakan, Greenback Terkoreksi

Bonus Welcome Deposit FBS

Laporan Automatic Data Processiong (ADP) pada awal sesi New York hari Rabu ini (6/3) menunjukkan bahwa penciptaan lapangan kerja di sektor non-pertanian Amerika Serikat (Non-farm Employment Change) cenderung mengecewakan. Menyusul laporan tersebut, indeks Dolar AS (DXY) yang kokoh pada sesi Asia dan Eropa, langsung terkoreksi sekitar 0.07 persen ke kisaran 96.83.

Data ADP Mengecewakan, Greenback Terkoreksi

Menurut ADP, perusahaan-perusahaan swasta non-pertanian AS hanya menambahkan 183,000 pekerjaan saja pada bulan Februari 2019, alih-alih menambah 189,000 pekerjaan sesuai ekspektasi ekonom sebelumnya. Data periode Januari direvisi naik nyaris dua kali lipat menjadi 300,000, tetapi jeleknya data Februari telah membangkitkan keraguan pelaku pasar akan data Non-farm Payroll (NFP) yang akan dirilis pada hari Jumat besok.

Data Neraca Perdagangan AS yang dipublikasikan malam ini oleh Bureau of Economic Analysis juga memburuk. Laporan tersebut menunjukkan defisit dagang yang membengkak dari 50.30 Miliar menjadi 59.80 Miliar pada bulan Desember 2018. Sebabnya, nilai impor meningkat dari 259.40 Miliar menjadi 264.40 Miliar, tetapi ekspor AS justru merosot dari 209.10 Miliar menjadi 205.10 Miliar.

Baca Juga:   Aussie Dan Kiwi Bergerak Lebih Tinggi Pada Menit RBA, Minyak Reli

Menanggapi rilis kedua data berdampak tinggi ini, Dolar AS terkoreksi terhadap sejumlah mata uang mayor. EUR/USD berhasil menguat tipis ke level 1.1311, setelah sempat terpuruk di bawah ambang 1.1300. Pasangan mata uang USD/JPY juga tumbang sekitar 0.11 persen ke level 111.76. Meski demikian, Dolar AS tetap unggul versus Dolar Australia, Dolar New Zealand, Dolar Kanada, serta Poundsterling; dikarenakan ketidakpastian ekonomi dan politik di negara-negara asal mata uang utama tersebut yang relatif jauh lebih buruk, serta bias kebijakan bank sentralnya yang lebih longgar.

Sepanjang sisa pekan ini, investor dan trader akan menantikan sejumlah data ekonomi penting lainnya untuk menentukan arah pergerakan Greenback. Diantaranya terdapat sejumlah pidato pejabat tinggi bank sentral AS pada hari Kamis dini hari, rilis laporan klaim pengangguran mingguan pada Kamis malam, serta publikasi data Nonfarm Payroll pada hari Jumat. Nonfarm Payroll diekspektasikan menurun dari 304,000 menjadi 180,000 pada bulan Februari; tetapi data ADP hari ini yang lebih buruk, membuat pelaku pasar khawatir kalau data aktual lebih rendah dibandingkan estimasi tersebut.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply