Data Existing Home Sales Gagal Dongkrak Dolar AS

Bonus Welcome Deposit FBS

Indeks Dolar AS (DXY) stagnan pada kisaran 97.34 dalam perdagangan hari Senin ini (22/4) karena minimnya katalis dan masih ditutupnya sejumlah bursa dunia dalam rangka perayaan Paskah. Publikasi data Existing Home Sales yang biasanya berdampak tinggi terhadap Greenback, juga gagal menggairahkan minat pelaku pasar. Saat berita ditulis, Dolar AS masih menguat terhadap Poundsterling, Yen, Aussie, dan Kiwi. Namun, Greenback melemah terhadap Euro dan Dolar Kanada.

Data Existing Home Sales Gagal Dongkrak Dolar AS

Menurut laporan National Association of Realtors, data Existing Home Sales mengalami penurunan drastis 4.9 persen (Month-over-Month) pada bulan Maret 2019, jauh lebih parah dibandingkan ekspektasi penurunan 3.8 persen yang diperkirakan sebelumnya. Data periode Februari juga direvisi turun menjadi tumbuh 11.2 persen saja. Secara keseluruhan, total Existing Home Sales anjlok dari 5.48 juta unit menjadi 5.21 juta unit dalam sebulan.

Sementara itu, Chicago Fed National Activity Index pun lengser dari -0.31 menjadi -0.51 pada bulan Maret. Indeks yang disusun oleh kantor Federal Reserve wilayah Chicago ini mencakup aktivitas ekonomi di negara bagian Indiana, Iowa, Illinois, Michigan and Wisconsin, serta bermanfaat dalam melacak potensi pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Baca Juga:   Aussie, Kiwi Geser Lebih Rendah Terhadap Mitra AS Karena Harga Minyak Turun

Lesunya data ekonomi internal memangkas potensi kelanjutan reli Dolar AS di tengah merosotnya minat risiko pasar. Berita paling heboh hari ini mengenai kenaikan harga minyak lantaran rumor mengenai eskalasi sanksi AS terhadap Iran, juga bisa berefek ganda bagi AS.

Apabila rumor itu benar, maka perundingan dagang AS dengan sejumlah negara utama Asia akan terancam, termasuk dengan China, Jepang, dan Korea Selatan yang hingga kini masih mengimpor minyak Iran. Di sisi lain, kenaikan harga bahan bakar yang ditimbulkannya juga dapat meningkatkan defisit perdagangan AS. Efek tersebut telah nampak dari pelemahan Dolar AS terhadap Dolar Kanada hingga kisaran 1.3360-an, setelah harga minyak West Texas Intermediate melonjak hingga 3 persen.

Meskipun demikian, pergerakan pasar forex selama sepekan ke depan diperkirakan tetap minim. Setelah perayaan Paskah berakhir hari Senin ini, para trader dan investor di bursa Jepang akan bersiap-siap menghadapi libur 10 hari dalam rangka pelantikan Kaisar baru mulai akhir pekan besok.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply