Data Penjualan Eceran Negatif, Dolar Kanada Terpuruk Lagi

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang USD/CAD kembali melaju ke level tertinggi dua pekan menjelang pembukaan sesi New York, setelah sempat menguat pada sesi Eropa hari Rabu ini (23/1). Rilis data penjualan eceran Kanada yang lebih buruk daripada ekspektasi kembali menjerumuskan Loonie di tengah fluktuasi tinggi harga minyak, komoditas ekspor utamanya. Saat berita ditulis, USD/CAD telah kembali ke level 1.3337, setelah sempat mencapai level terendah intraday pada 1.3304.

Data Penjualan Eceran Negatif, Dolar Kanada Makin Terpuruk

Badan Statistik Kanada melaporkan bahwa penjualan eceran inti pada bulan November anjlok 0.6 persen (Month-over-Month), setelah menurun 0.2 persen pada periode sebelumnya. Angka tersebut juga lebih buruk ketimbang ekspektasi pasar yang dipatok pada -0.4 persen, dan merupakan rekor bulanan paling jelek sejak awal tahun 2018.

Secara keseluruhan, penjualan eceran Kanada bahkan merosot lebih besar, yakni anjlok 0.9 persen. Padahal, penjualan eceran bulan Oktober sempat mengalami pertumbuhan 0.2 persen.  Secara keseluruhan, penurunan terjadi pada 11 dari 27 subsektor yang mewakili 75 persen perdagangan eceran Kanada, khususnya pada SPBU serta dealer suku cadang dan kendaraan bermotor.

Baca Juga:   Dolar Didukung Oleh Pandangan Tingkat AS, Aussie Melompat

Rangkaian data penjualan eceran ini menegaskan kembali buruknya outlook ekonomi domestik Kanada, setelah dua data ekonomi lainnya yang dirilis kemarin juga mengecewakan. Data penjualan manufaktur bulan November merosot 1.4 persen (MoM), sementara penjualan borongan melorot 1.0 persen (MoM) pada periode yang sama. Beberapa hari sebelumnya, neraca perdagangan pun dikabarkan mengalami pembengkakan defisit.

Meskipun Bank of Canada (BoC) sebelumnya sempat menyatakan akan menaikkan suku bunga lagi dalam tahun 2019, tetapi rentetan data tersebut mengindikasikan bahwa mereka kemungkinan tak dapat merealisasikannya. Para analis kini sudah tak memperhitungkan prospek kenaikan suku bunga BoC lagi dalam tahun ini. Apalagi, harga minyak mentah dunia yang merupakan komoditas ekspor utam Kanada, masih belum terstabilkan.

Harga minyak mentah tipe West Texas Intermediate (WTI) mengalami kenaikan nyaris 0.50 persen pada perdagangan hari ini, tetapi kemarin sempat terperosok tiga kali lipatnya ke kisaran USD51.80 per barel. Pelaku pasar masih menantikan laporan realisasi kesepakatan pemangkasan output yang dijanjikan OPEC dan beberapa negara produsen minyak lainnya, sebelum merubah outlook harga minyak tahun ini.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply