Data Perumahan Mengecewakan, AUD/USD Selip Menjelang Rapat RBA

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang AUD/USD tergelincir sekitar 0.30 persen ke kisaran 0.7228, setelah laporan Building Approvals terbaru menunjukkan memburuknya kondisi pasar perumahan Australia. Dolar Australia juga melemah terhadap Dolar New Zealand, dengan posisi AUD/NZD melorot 0.16 persen ke kisaran 1.0495. Sementara itu, pelaku pasar juga masih menantikan pengumuman bank sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) pasca rapat kebijakan moneternya pada hari Selasa.

AUD/USD Merosot Ke Bawah 0.7250

Badan pusat statistik Australia mengumumkan angka aktual Building Approvals anjlok 8.4 persen (Month-over-Month) pada Desember 2018, padahal sebelumnya diekspektasikan akan meningkat 2.1 persen. Di sisi lain, laju Building Approvals untuk bulan November direvisi turun menjadi -9.8 persen. Harga perumahan telah merosot terus menerus di berbagai kota utama Australia selama tahun 2018, dan laporan ini mensinyalkan kalau pelemahan masih akan berlanjut hingga memasuki tahun 2019.

Iklan lowongan kerja Australia juga merosot 1.7 persen dalam periode Januari. David Plank, seorang ekonomi di ANZ Bank, mengatakan, “Iklan lowongan kerja Australia (yang dirilis oleh) ANZ selip ke teritori negatif tahunan pada bulan Januari, untuk pertama kalinya sejak Maret-April 2015. Penurunan iklan lowongan kerja ini konsisten dengan sejumlah data lainnya yang mengindikasikan bahwa perekonomian kehilangan momentum pada paruh kedua tahun 2018.”

Baca Juga:   USD / JPY naik karena tindakan Fed terlihat meningkatkan dolar

Esok hari, perhatian investor dan trader bakal berfokus pada hasil rapat kebijakan moneter RBA. Meski estimasi konsensus memperkirakan RBA tak akan merubah suku bunga, tetapi pernyataan lengkapnya akan dicermati dengan teliti sehubungan dengan memburuknya data-data ekonomi belakangan ini. Apalagi, sejumlah pejabat bank sentral Australia sebelumnya telah mengutarakan bahwa kondisi pasar perumahan dan ketenagakerjaan termasuk salah satu bahan pertimbangan penting dalam penyusunan kebijakan.

“Penurunan tajam aktivitas pembangunan residensial nampaknya akan terjadi pada 2019, di luar besarnya pekerjaan (pembangunan perumahan) yang belum dilakukan. Menurut kami, RBA akan memperhitungkan investasi residensial yang lebih lemah dalam forecast ekonomi-nya pekan ini,” ujar Plank.

“Kelemahan pasar perumahan domestik mendorong spekulasi kalau RBA akan terpaksa melonggarkan kebijakan moneter akhir tahun ini,” demikian diungkapkan pyla oleh Lee Hardman dari MUFG Jepang, “Dari perspektif inilah partisipan pasar akan menilai rapat kebijakan moneter RBA yang akan datang.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply