Demi Amankan Pounds, Carney Diharapkan Tetap Pimpin BoE

Bonus Welcome Deposit FBS

Media Inggris melaporkan bahwa Mark Carney telah mengajukan permohonan untuk memperpanjang masa jabatannya sebagai pimpinan bank sentral Inggris (Bank of England/BoE) selama satu tahun lagi. Ia telah menggantikan Mervyn King dan menjabat sejak tahun 2013, kemudian dijadwalkan mundur pada Juni 2019. Namun, implikasi penggantian pimpinan bank sentral di tengah masa-masa kritis Brexit dikhawatirkan membahayakan stabilitas kebijakan dan nilai Poundsterling, sehingga pemerintah Inggris disebut-sebut menginginkannya bertahan hingga tahun 2020.

Mark Carney

Selepas beredarnya kabar tersebut, Poundsterling menguat. Posisi GBP/USD naik 0.16 persen ke kisaran 1.2896, sedangkan EUR/GBP melandai 0.38 persen pada 0.9040. Pounds juga menguat terhadap Yen sebesar 0.16 persen ke level 143.32.

“Ini bukan penggerak utama GBP. Namun, suku bunga Inggris dan GBP akan sedikit terbantu jika Carney bertahan. Keberlanjutan kebijakan dan berkurangan ketidakpastian akan menjadi hal yang bagus di tahun 2019, (khususnya) bila kesepakatan Brexit tercapai,” ungkap Viraj Patel, seorang analis di ING Bank NV.

Media The Evening Standard bahkan mencatat bahwa Departemen Keuangan Inggris kesulitan menemukan kandidat yang cukup kuat untuk menggantikan Carney. Beberapa tokoh yang dimungkinkan menjadi pimpinan BoE berikutnya adalah Andrew Bailey, pimpinan Financial Conduct Authority (FCA) saat ini, serta Ben Broadbent, salah satu deputi gubernur BoE.

Baca Juga:   SAHAM BNBR SENIN 26/03/2018 (BERITA SAHAM)

Akan tetapi, menurut Gary Howes dari Poundsterling Live, apabila Carney bertahan sebagai Gubernur BoE dan kesepakatan Brexit tercapai dengan lancar, maka Pounds dipastikan menguat. Pasalnya, nampak sekali bahwa Pounds saat ini tengah “menyimpan energi” hingga ketidakpastian mengenai Brexit sirna dan suku bunga acuan dapat dinaikkan oleh bank sentral.

Carney telah berulang kali menegaskan bahwa perubahan suku bunga Inggris berikutnya tergantung pada hasil negosiasi Brexit. Kehati-hatiannya tersebut cenderung disukai pasar.

“Bagi saya, kabar mengenai Carney (jika itu benar) adalah sesuatu yang positif bagi Sterling. Mata uang ini nampaknya cenderung bergerak karena kejelasan dan stabilitas tentang Brexit, daripada karena berita (ekonomi) positif atau negatif. Keberlanjutan (kebijakan) di tengah ketidakpastian politik adalah positif bagi Sterling,” papar James Hughers, pimpinan analis pasar di AXI Trader.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply