Dolar AS Berusaha Pertahankan Penguatan Pasca Reli Wall Street

Bonus Welcome Deposit FBS

Indeks Dolar AS (DXY) melandai 0.20 persen ke level 96.82 pada awal perdagangan sesi Eropa hari Kamis ini (27/12), tetapi masih mempertahankan penguatan yang diperolehnya saat reli pada sesi Amerika kemarin. Reli sebelumnya didorong oleh melonggarnya kekhawatiran mengenai konflik dagang dan melonjaknya saham-saham Wall Street serta yield obligasi pemerintah AS.

Dolar AS Berusaha Pertahankan Penguatan Pasca Reli Wall Street

Pada hari Rabu, Dow Jones Industrial Average (DJIA) melonjak lebih dari 1,000 poin untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Sementara itu, yield obligasi pemerintah AS betenor 10-tahunan (10-year US Treasury) reli sekitar 8 basis poin ke penutupan pada level 2.8 persen. Lonjakan di Wall Street dan pasar obligasi tersebut mengerek Greenback yang mengalami tekanan akibat berbagai masalah politik di Washington dalam beberapa hari terakhir.

Di sisi lain, investor mengamati perkembangan terbaru dalam saga konflik dagang AS-China. Media melaporkan bahwa tim negosiasi dagang AS akan bertolak ke Beijing pada pekan pertama bulan Januari mendatang untuk memulai diskusi baru dengan para pejabat China.

Pelaku pasar juga menyukai kabar terkini yang menyebutkan bahwa penjualan di AS selama liburan 2018 mengalami kenaikan 5.1 persen dibandingkan tahun lalu. Angka tersebut merupakan kenaikan tertinggi dalam enam tahun terakhir.

Baca Juga:   BERITA SAHAM SELASA 28/08/2018 - PENDAPATAN TURUN, LABA ATMINDO JUGA IKUT TURUN

“Investor kembali ke pasar AS setelah setumpuk kekhawatiran…hal ini akan mendukung Dolar, berikut yield obligasi dan saham,” ujar Stephen Innes dari OANDA, sebagaimana dikutip oleh Reuters. Lanjutnya lagi, “Perang dagang juga berkurang…jadi sentimen risiko semestinya mendukung mata uang-mata uang negara berkembang”. Meski demikian, Innes mengingatkan bahwa saat ini masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa sentimen risiko pasar telah berubah sepenuhnya.

Dolar AS berbalik longsor versus mayoritas mata uang mayor pada perdagangan hari Kamis ini. Pasangan mata uang USD/JPY merosot nyaris 0.50 persen ke kisaran 110.82, EUR/USD melonjak 0.33 persne ke 1.1388, dan GBP/USD naik 0.21 persen ke kisaran 1.2659. Dolar AS sudah nyaris kehilangan seluruh penguatannya yang diperoleh kemarin terhadap ketiga mata uang tersebut. Namun, selaras dengan proyeksi masih buruknya sentimen risiko, Greenback masih unggul versus mata uang-mata uang komoditas seperti AUD, CAD, dan NZD.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply