Dolar AS Makin Perkasa Menyusul Lonjakan Data Housing Starts

Afiliasi IB XM Broker

Indeks Dolar AS (DXY) melejit hingga lebih dari 0.3 persen ke level 97.66 pada sesi New York hari ini (17/1). Diantara serangkaian data ekonomi Amerika Serikat yang baru saja dirilis, tak semuanya mencatat kinerja yang memuaskan. Akan tetapi, pelaku pasar terutama menyoroti lonjakan data Housing Starts yang tercatat paling tinggi dalam 13 tahun terakhir. Hal ini mengakibatkan reli Greenback terakselerasi.

Saat berita ditulis, EUR/USD merosot 0.4 persen ke kisaran 1.1092. AUD/USD terperosok 0.32 persen ke level 0.6874. Sementara itu, GBP/USD terpuruk 0.4 persen di kisaran 1.3030 di tengah meningkatnya spekulasi seputar pemangkasan suku bunga bank sentral Inggris.

Dolar AS Makin Perkasa Menyusul Lonjakan Data Housing Starts

Biro Sensus AS melaporkan bahwa penerbitan ijin pendirian bangunan (Building Permits) merosot 3.9 persen (Month-over-Month) pada bulan Desember. Meski demikian, hal ini dianggap wajar karena data tersbeut telah menyentuh rekor tertinggi dalam lebih dari 12 tahun pada periode November. Tren Building Permits tetap berada dekat kisaran tertinggi sejak pertengahan tahun 1999.

Departemen Perdagangan AS dalam laporan berbeda menyebutkan bahwa pendirian hunian baru (Housing Starts) melonjak 16.9 persen (Month-over-Month) menjadi 1.608 juta unit dalam periode Desember 2019. Ini merupakan kinerja data Housing Starts terbaik sejak bulan Desember 2006, sekaligus persentase pertumbuhan terbesar sejak Okrober 2016. Data Housing Starts untuk bulan November juga direvisi naik dari 1.365 juta unit menjadi 1.375 juta unit.

Baca Juga:   Sterling Sedikit Berubah Pada Posisi Terendah 17 Bulan Setelah BoE Memegang

Momentum di sektor perumahan semakin menguat karena bank sentral AS (Federal Reserve) melakukan tiga kali pemangkasan suku bunga dalam tahun lalu, sehingga semakin meringankan bunga hipotek bagi nasabah. Data dari Freddine Mac menyebutkan bahwa tingkat bunga hipotek tetap 30-tahun telah jatuh dari rerata 4.94 persen pada November 2018 menjadi 3.65 persen saja saat ini.

Investasi bidang perumahan telah mengalami rebound kencang sejak kuartal ketiga tahun lalu, setelah sempat berkontraksi selama enam kuartal beruntun. Mengingat sektor perumahan mencakup sekitar 3.1 persen dari GDP Amerika Serikat, maka perbaikan ini diharapkan dapat mendorong kenaikan data GDP AS untuk kuartal IV/2019 yang akan dirilis dalam waktu dekat. Apalagi data penjualan ritel dalam kurun waktu yang sama juga telah nyata mencetak kinerja prima.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply