Dolar AS Melemah Akibat Spekulasi Seputar Rapat FOMC Maret 2019

Bonus Welcome Deposit FBS

Indeks Dolar AS (DXY) melemah sekitar 0.1 persen pada kisaran 96.41 dalam perdagangan hari Senin ini (18/3). Greenback melemah terhadap sebagian besar mata uang mayor lainnya, lantaran kekhawatiran pelaku pasar mengenai proyeksi kebijakan yang akan disampaikan oleh bank sentral AS (Federal Reserve) dalam rapat kebijakan (FOMC) pekan ini.

Dolar AS Melemah Akibat Spekulasi Seputar Rapat FOMC

Pada hari Jumat, sejumlah data ekonomi Amerika Serikat diumumkan lebih buruk dibandingkan ekspektasi awal. Output manufaktur jatuh 0.4 persen dalam bulan Februari 2019, sedangkan aktivitas pabrikan di negara bagian New York meleset dari estimasi. Akibatnya, yield obligasi AS anjlok ke level terendah 10 pekan dan pelaku pasar mensinyalir kalau Federal Reserve akan memangkas proyeksi kebijakan mendatang.

“Yield (obligasi) 10-tahunan ditutup di bawah 2.6 persen, untuk kedua kalinya dalam tahun ini setelah sebelumnya jatuh ke level itu sehari setelah awal tahun,” kata Chotarto Morita, pimpinan pakar strategi di SMBC Nikko Securities. Lanjutnya, “Yield selip turun karena sentimen ekonomi AS mendingin.”

Dengan latar belakang seperti ini, banyak investor mengekspektasikan Fed akan sepenuhnya menghapus kemungkinan kenaikan suku bunga serta menguak rencana pengurangan neraca tahun ini dalam pengumuman pasca rapat kebijakan pada hari Rabu mendatang. Secara khusus, proyeksi suku bunga yang digambarkan dalam dot plot, diperkirakan akan mengalami perubahan besar.

Baca Juga:   Euro Tetap Cukup Rendah VS Dollar

“Fokusnya adalah pada seberapa dovish Fed kelak. Saya mendapatkan impresi bahwa pasar telah bertindak terlalu jauh dalam mengekspektasikan pemangkasan suku bunga. (Padahal) ada risiko anggota rapat tetap mengharapkan kenaikan suku bunga tahun ini,” kata Ayako Sera, seorang ekonom pasar di Sumitomo Mitsui Trust Bank.

Seiring dengan depresiasi yang diderita oleh Dolar AS, mata uang-mata uang mayor lainnya mulai naik pamor. Saat berita ditulis menjelang akhir sesi Eropa, pasangan mata uang EUR/USD telah meningkat 0.3 persen ke level 1.1355, sementara mata uang-mata uang komoditas mendaki lebih tinggi. AUD/USD meroket 0.3 persen ke kisaran 0.7107, NZD/USD naik 0.3 persen ke level 0.6863, dan USD/CAD melandai 0.1 persen ke level 1.3322. Greenback hanya menguat terhadap Sterling dan Yen Jepang yang tengah dibebani oleh sentimen negatif.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply