Dolar AS Melemah Di Tengah Peningkatan Minat Risiko Pasar

Bonus Welcome Deposit FBS

Indeks Dolar AS (DXY) melemah 0.25 persen ke level 96.47 pada pertengahan sesi Eropa hari Kamis ini (22/November), sementara Amerika Serikat sedang merayakan hari Thanksgiving. Minat risiko pasar meningkat, sehingga aksi jual Greenback dimulai kembali.

Dolar AS Melemah

Indikator risiko pasar seperti pasangan mata uang EUR/CHF dan Dolar Kanada menorehkan penguatan, meskipun pergeraka harga cenderung tipis karena pelaku pasar dari AS tengah liburan.

“Pasar berada pada situasi yang sedikit lebih kuat, walaupun pergerakan takkan besar karena pasar AS sedang tutup,” ujar Ulrivh Leuchtmann, pakar strategi forex di Commerzbank Frankfurt, pada Reuters.

Di sisi lain, Euro dan Pounds menguat. Euro mulai menanjak seiring dengan bertambahnya optimisme pasar mengenai negosiasi antara Italia dan Uni Eropa terkait proposan rencana anggarannya. Pounds juga melesat cepat pada sesi Eropa, dikarenakan adanya kabar yang mensinyalkan bahwa Uni Eropa telah menyetujui draft Brexit yang diajukan oleh PM Theresa May.

Sementara itu, prospek Dolar AS mulai dipertanyakan, karena serangkaian event yang mengemuka dalam pekan ini dinilai menunjukkan hilangnya momentum dalam pertumbuhan ekonomi negeri Paman Sam. Sejumlah pakar memperkirakan, Federal Reserve takkan bisa menaikkan suku bunga pada tahun 2019 tanpa mempertaruhkan kemungkinan akan terjadinya perlambatan ekonomi di AS. Sebuah survey yang dipublikasikan Reuters pada hari Selasa lalu menunjukkan bahwa para ekonom memperkirakan ada 35 persen probabilitas akan terjadi resesi di AS dalam dua tahun ke depan.

Baca Juga:   NZD / USD Naik Ke Tertinggi Lebih Dari 1 Bulan

Dari empat data ekonomi yang dirilis AS kemarin, hanya data Existing Home Sales yang melampaui ekspektasi. Durable Goods Orders, Initial Jobless Claims, serta Michigan Consumer Sentiment menunjukkan penurunan yang lebih buruk dibandingkan estimasi awal.

Durable Goods Orders (Jumlah Pesanan Barang Tahan Lama) di negeri Paman Sam mengalami penurunan sebesar 4.4 persen (Month-over-Month) pada bulan Oktober; terendah sejak bulan Januari. Initial Jobless Claims mingguan pun meningkat dari 221k menjadi 224k, alih-alih turun ke 215k sesuai estimasi awal. Beberapa jam kemudian, indeks Michigan Consumer Sentiment juga dilaporkan merosot dari 98.3 menjadi 97.5 dalam bulan November.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply