Dolar AS Melemah Jelang NFP Karena Pernyataan Pejabat Fed

Bonus Welcome Deposit FBS

Salah satu pejabat bank sentral AS (Federal Reserve) mengungkapkan pandangan dovish pada wawancara dini hari tadi, sehingga mendorong Indeks Dolar AS (DXY) melemah hingga pertengahan sesi Eropa hari ini (4/1). Serangkaian data ekonomi yang dirilis beragam kemarin malam juga tak mendukung Greenback.

DXY melandai 0.15 persen ke kisaran 96.13 saat ulasan ditulis. Sementara itu, pasangan mata uang EUR/USD naik 0.18 persen ke kisaran 1.1413, GBP/USD menguat 0.33 persen ke sekitar 1.2676, dan AUD/USD meroket 0.48 persen ke kisaran 0.7038.

Dolar AS Melemah Jelang NFP Karena Pernyataan Pejabat Fed

Kemarin malam, data ADP Nonfarm Employment Change menunjukkan kenaikan dari 157k menjadi 271k pada bulan Desember. Angka itu lebih tinggi dari ekspektasi awal yang dipatok pada 179k.

Namun, Purchasing Managers’ Index (PMI) sektor manufaktur yang dirilis ISM beberapa jam kemudian menampilkan kemerosotan drastis dari 59.3 ke 54.1 untuk periode yang sama; jauh lebih buruk ketimbang ekspektasi awal yang hanya memperkirakan penurunan hingga 57.7.

Tak lama kemudian, pimpinan Federal Reserve untuk kawasan Dallas, Robert Kaplan, menyampaikan pendapatnya dalam sebuah interview dengan Bloomberg. Ia menilai bank sentral seharusnya tak menaikkan suku bunga lagi dalam beberapa kuartal ke depan.

Baca Juga:   Keuntungan Yen Meskipun Angka Manufaktur Inti Lemah

Menurutnya, Federal Reserve harus memantau perkembangan soal masalah perlambatan pertumbuhan global dan efek pengetatan kebijakan moneter sejauh ini, sebelum menaikkan suku bunga lagi. Kaplan mengatakan, “Kita seharusnya tak mengambil langkah lebih lanjut tentang suku bunga hingga semua isu ini jelas, menjadi lebih baik, atau lebih buruk.”

Meski Kaplan tak memiliki hak voting dalam dewan pengambil kebijakan moneter Federal Reserve tahun 2019, tetapi pandangannya membuat pelaku pasar khawatir kalau proyeksi kenaikan suku bunga AS sebanyak dua kali dalam tahun ini bakal batal. Apalagi, tak dapat dipungkiri kalau sejumlah data ekonomi AS yang dirilis belakangan ini tidak stabil.

Ke depan, pelaku pasar akan menantikan rilis data NFP (Nonfarm Payroll) dan pidato pimpinan Fed, Jerome Powell. Kedua event penting tersebut akan terjadi dalam hari ini. Data Nonfarm Payroll diekspektasikan naik dari 155k menjadi 178k. Apabila data NFP aktual meleset dari ekspektasi atau Powell mengonfirmasi pandangan dovish Kaplan, maka Dolar AS bisa terperosok makin dalam.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply