Dolar AS Menguat Setelah Fed Pangkas Bunga 25 Basis Poin

Bonus Welcome Deposit FBS

Indeks Dolar AS (DXY) melonjak hingga hampir mencapai 98.70 menjelang akhir sesi New York, setelah Federal Reserve mengumumkan pemangkasan suku bunga sesuai ekspektasi pasar. Greenback terpantau menguat pesat versus semua mata uang mayor, termasuk Euro, Poundsterling, Yen Jepang, dan Dolar Australia. Di sisi lain, bursa saham Wall Street memerah karena investor yang kecewa langsung menggalakkan aksi jual masif.

Dolar AS Menguat Setelah Fed Pangkas Bunga 25 Basis Poin

Dalam rapat FOMC kali ini, para pejabat Fed sepakat untuk memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin dari kisaran 2.00-2.25 persen menjadi 1.75-2.00 persen. Di saat yang sama, mereka juga memberikan proyeksi dot plot baru yang menunjukkan sinyal pemangkasan suku bunga sebanyak satu kali lagi dalam tahun ini.

Dua pejabat Fed menentang keputusan ini, yaitu Presiden Fed Boston Eric Rosengren dan Presiden Fed Kansas City Esther George. Keduanya menilai perekonomian AS saat ini tak membutuhkan tambahan stimulus dalam bentuk pemangkasan suku bunga. Akan tetapi, Presiden Fed St Louis James Bullard malah menginginkan pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin.

Baca Juga:   Outlook Mingguan Minyak Mentah Berjangka : 11 - 15 Juli 2016

Keputusan Federal Reserve ditanggapi buruk oleh pelaku pasar keuangan AS, karena kebijakan ini sudah diperhitungkan. Indeks Dow Jones ambruk hingga lebih dari 150 poin, sementara nilai tukar Dolar AS malah menguat. Presiden AS Donald Trump juga langsung mengirim cuitan via Twitter yang memuat ketidakpuasannya terhadap Ketua Fed Jerome Powell, karena ia berulangkali mengutarakan keinginannya agar Fed memangkas suku bunga secara lebih agresif..

Dalam pernyataannya saat konferensi pers, Jerome Powell mengatakan bahwa Fed memperkirakan perekonomian AS akan tetap kuat dan inflasi berada dekat target 2 persen. Ia mengisyaratkan bahwa satu atau dua kali pemangkasan suku bunga dalam jumlah kecil bisa dilakukan di masa depan. Namun, ia menilai Fed tak perlu memangkas suku bunga terus menerus dalam beberapa bulan ke depan.

“Secara umum, partisipan (rapat) Fed berpikir semua ini dapat dicapai dengan penyesuaian Federal Funds Rate secara moderat,” kata Powell, “Apabila perekonomian memang menurun, maka serangkaian pemangkasan suku bunga yang lebih ekstensif layak untuk dilakukan. (Namun) kami tak menyaksikannya; kami tak memperkirakannya.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply