Dolar AS Menguat Setelah Fed Sinyalkan Rate Cut Moderat

Bonus Welcome Deposit FBS

Indeks Dolar AS (DXY) menanjak lebih dari 0.1 persen ke kisaran 96.30 pada sesi Asia hari ini (26/6), setelah pidato dua pejabat tinggi Federal Reserve memupus ekspektasi pasar mengenai pemangkasan suku bunga yang berlebihan. Meski Fed diproyeksikan tetap akan melakukan rate cut, tetapi skalanya kemungkinan lebih moderat dibandingkan ekspektasi sebelumnya.

Dolar AS Menguat Setelah Fed Sinyalkan Rate Cut Moderat

Dalam pidato yang disampaikan dalam kesempatan terpisah dini hari tadi, Ketua Fed Jerome Powell dan Presiden Fed St Louis James Bullard sama-sama sepakat bahwa suku bunga perlu dipangkas demi mempertahankan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat. Namun, Bullard menyatakan bahwa pemangkasan bisa jadi bukan 50 basis poin sebagaimana diinginkan oleh pelaku pasar dan Presiden AS Donald Trump.

Sementara itu, Powell kembali menepis kritik Trump terhadap sikap bank sentral yang bersikukuh menolak menggalakkan kebijakan moneter longgar secara agresif. Dalam pidatonya di Council on Foreign Relation, Powell mengungkapkan bahwa bank sentral bersifat independen dan tidak akan mempertimbangkan kepentingan politik sebagai referensi kebijakannya.

“Kongres memilih untuk menegakkan Fed (independen) seperti ini karena telah menyaksikan kerusakan yang sering terjadi ketika kebijakan tunduk pada kepentingan politik jangka pendek,” kata Powell. Ia pun menegaskan bakal menjabat sebagai ketua Fed sesuai masa kedudukannya hingga tahyn 2022, terlepas dari tekanan apa yang didapatkannya dari Gedung Putih.

Baca Juga:   Aussie Turun Setelah Angka GDP Q3 Mengecewakan, Resiko Geopolitik

Mengenai kebijakan moneter, Jerome Powell menekankan bahwa bank sentral akan memantau perkembangan ekonomi secara hati-hati. Meskipun banyak anggota komite kebijakan Fed meyakini kalau alasan untuk memangkas suku bunga telah meningkat, tetapi “Kami juga memikirkan bahwa kebijakan moneter seharusnya tidak beraksi berlebihan terhadap data tunggal manapun atau perubahan sentimen jangka pendek. Melakukan hal seperti itu justru akan berisiko meningkatkan ketidakpastian outlook (ekonomi).”

Menanggapi serangkaian pendapat dari pejabat Fed ini, pelaku pasar langsung memangkas pertaruhan mereka bagi pemangkasan suku bunga Fed mendatang. Aksi jual Dolar pun tertanggulangi, sehingga posisinya mulai mencuat versus sejumlah mata uang mayor. Saat berita ditulis, pasangan mata uang EUR/USD menurun sekitar 0.1 persen ke kisaran 1.1357, sementara USD/JPY naik 0.3 persen ke level 107.47.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply