Dolar AS Mundur Dari Level Tinggi Karena Berita-Berita Eropa

Bonus Welcome Deposit FBS

Indeks Dolar AS (DXY) merosot 0.35 persen ke level 97.30 pada pertengahan sesi New York hari Selasa ini (13/November). Kemunduran Greenback dari level tertinggi sejak Juni 2017 tersebut dipicu oleh kehebohan kabar-kabar dari benua Eropa, khususnya terkait dengan negosiasi Brexit yang telah memicu volatilitas tinggi di pasar forex sejak awal pekan.

Dolar AS Mundur Dari Level Tinggi

Tak ada jadwal rilis data berdampak besar dari Amerika Serikat pada hari Senin kemarin maupun hari ini. Namun, pullback Dolar AS bersamaan dengan bangkitnya EUR/USD dari level terendah dalam satu tahun terakhir, sementara GBP/USD melanjutkan reli kembali.

Fokus pasar berpusat pada komentar sejumlah pejabat tinggi Uni Eropa dan Inggris yang menyiratkan bahwa kesepakatan mengenai Backstop Plan yang selama ini mengganjal kemajuan negosiasi Brexit, bakal tercapai dalam hitungan hari. Indikasi tersebut disimpulkan pasar dari komentar pimpinan negosiator Brexit dari sisi Uni Eropa, Michel Barnier, serta deputi de-facto Perdana Menteri Inggris, David Lidington.

Jika ekspektasi pasar mengenai kesepakatan Brexit kali ini terwujud, maka akan menyisakan waktu yang cukup lama dan memadai bagi Inggris untuk menyelesaikan urusan legislasi domestik sebelum deadline tiba pada Maret 2019. Di sisi lain, kesepakatan tersebut juga menguntungkan bagi Euro karena berpotensi menyelesaikan salah satu sumber ketidakpastian terbesar di kawasan itu.

Baca Juga:   Saham BULL KAMIS 21/06/2018 ( BERITA SAHAM )

Walaupun begitu, sejumlah masalah bisa terus menerus menggoyang volatilitas pasar. James Stanley dari DailyFX mengingatkan bahwa isu-isu kritis seperti masalah anggaran Italia yang masih alot di Brussels serta diskusi Brexit masih akan terus mewarnai headline berita finansial global dalam beberapa hari ke depan. Padahal, kalender ekonomi juga akan mulai sibuk dengan dirilisnya data inflasi dari Amerika Serikat dan Inggris pada hari Rabu besok, serta publikasi angka penjualan ritel AS pada hari Kamis.

Secara teknikal, Stanley mewanti-wanti adanya gap yang belum terisi di sekitar level 97.00, bertepatan dengan area resisten sebelumnya yang berpotensi menjadi support. Namun, level yang terlalu mencolok ini bisa jadi merupakan “Bull Trap”, sehingga trader sebaiknya menyiapkan rencana alternatif di kisaran ini.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply