Dolar AS Tangguh Meski Data Kepercayaan Konsumen Mengecewakan

Afiliasi IB XM Broker

Indeks Dolar AS (DXY) sempat menanjak cukup tinggi ke kisaran 99.95 pada dua sesi perdagangan sebelumnya. Posisinya terduduk di 99.26 setelah rilis data kepercayaan konsumen pada sesi New York (31/3), tetapi Dolar AS masih unggul versus sebagian besar mata uang mayor. Pasangan mata uang EUR/USD mencatat pelemahan berkelanjutan di kisaran 1.0987, sementara NZD/USD menjadi pasangan paling tragis dengan kemerosotan lebih dari 1.3 persen di kisaran 0.5930.

Dolar AS Tangguh Meski Data Kepercayaan Konsumen Mengecewakan

The Conference Board melaporkan bahwa indeks kepercayaan konsumen jatuh ke 120 pada bulan Maret. Penurunan itu cukup jauh dari kinerja kepercayaan konsumen bulan Februari yang mencapai 132.6, tetapi masih lebih baik ketimbang estimasi awal yang dipatok pada 110.0. Hal ini menumbuhkan secercah harapan tentang bagaimana resesi AS akibat epidemi virus Corona (COVID-19) bisa jadi tak seburuk perkiraan.

Terlepas dari itu, tak dapat dipungkiri bahwa konsumen AS mengalami peningkatan pesimisme dengan sangat pesat. Setelah data klaim pengangguran dilaporkan melonjak hingga lebih dari 3 juta pada pekan lalu, data kepercayaan konsumen kali ini sebenarnya menorehkan rekor terendah baru sejak tahun 2017. Rincian dalam data menggambarkan situasi yang lebih buruk lagi.

Baca Juga:   Kerugian EUR / USD Meluas Setelah Data AS Optimis

Komponen dalam indeks yang mengukur penilaian konsumen tentang kondisi ekonomi terkini hanya selip sampai 167.7, karena survei dilaksanakan sebelum skala wabah di AS mulai diketahui secara luas. Komponen dalam indeks yang mengukur penilaian konsumen tentang kondisi ekonomi 6 bulan ke depan, justru jatuh lebih tajam dari 108.1 menjadi 88.2, karena survey-nya dilakukan setelah warga Amerika Serikat mulai memahami besarnya skala wabah di sekitar mereka.

Marketwatch menyebutkan kepercayaan konsumen kemungkinan akan terus merosot hingga epidmi virus Corona berhasil tertanggulangi. Bahkan ada kemungkinan indeks ambruk ke kisaran terendah sejak resesi 2007/2009. Pada awal 2009, indeks kepercayaan konsumen pernah terpuruk di level 25.3, rekor terendah-nya secara historis.

Kondisi perekonomian AS terhitung sehat hingga akhir tahun lalu. Akan tetapi, para ekonom saat ini menilai negeri Paman Sam telah memasuki era resesi lagi, walaupun kontraksi kemungkinan baru akan terlihat pada data kuartal kedua. Apabila benar terjadi resesi, maka kemungkinan dibutuhkan waktu lama hingga kepercayaan konsumen bisa pulih kembali dan menggapai rekor tertinggi pra-krisis pada level 137.9 yang sempat disentuh pada 2018.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply