Dolar AS Tertekan, Pasar Antisipasi Testimoni Powell

Bonus Welcome Deposit FBS

Indeks Dolar AS merosot sekitar 0.1 persen ke kisaran 96.33 menjelang pembukaan sesi New York hari Selasa ini (26/2), di tengah antisipasi pasar menjelang penyampaian laporan Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, di depan Parlemen Amerika Serikat. Meski demikian, kinerja Dolar AS terhadap mata uang-mata uang mayor cenderung beragam dan masih terikat dalam kisaran terbatas.

Dolar AS Tertekan, Pasar Antisipasi Testimoni Powell

Pada hari Senin, Dolar AS sempat tertekan lantaran cuitan Presiden AS Donald Trump yang mengungkapkan kesediaannya menunda kenaikan tarif impor AS atas berbagai barang asal China. Pemicu itu berhasil menekan Dolar AS ke kisaran 96.40 dan mendongkrak aset-aset berisiko lebih tinggi, seperti AUD, NZD, dan mata uang negara-negara berkembang. Pelemahan Greenback terus berlanjut hingga hari ini dengan tambahan beban kecemasan mengenai pernyataan apa yang akan disampaikan oleh Jerome Powell.

Dalam rilis Notulen FOMC Januari, Federal Reserve mengakui bahwa meski GDP riil bertumbuh dengan solid pada paruh kedua tahun 2018, tetapi data ekonomi menunjukkan sejumlah kelemahan. Secara khusus, perlambatan ekonomi global serta makin ketatnya kondisi keuangan internasional telah memaksa Fed untuk merencanakan perubahan kebijakan secara lebih hati-hati.

Baca Juga:   Saham BDMN SENIN 23/04/2018 ( BERITA SAHAM )

Pernyataan tersebut disimpulkan oleh pelaku pasar sebagai kemungkinan Fed akan menghentikan kenaikan suku bunga selama tahun ini. Pidato sejumlah pejabat tinggi Fed dalam beberapa hari setelahnya menambah ketidakpastian karena memunculkan pula kemungkinan akan dihentikannya program pengurangan neraca (balance sheet), tergantung pada bagaimana perkembangan situasi ekonomi Amerika Serikat.

Para analis dari bank terkemuka UBS mengatakan bahwa mereka akan memerhatikan update ekspektasi inflasi Federal Reserve yang bisa menjadi penentu kebijakan mendatang. Sementara itu, tim riset ekonomi dari JPMorgan Chase menyebutkan, “Testimoni yang akan datang bisa sangat signifikan jika (Powell) memberikan lebih banyak keterangan mengenai pergeseran arah kebijakan Fed yang muncul dalam rapat FOMC Januari.”

Meski demikian, sebagian analis menilai kalau Powell hanya menegaskan lagi bahwa pihaknya akan terus bersikap hati-hati dalam pengambilan kebijakan, maka testimoni mulai pukul 22:00 WIB itu boleh jadi takkan berdampak besar terhadap pergerakan harga di pasar forex.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply