Dolar AS Tumbang Di Tengah Spekulasi Fed Rate Cut

Bonus Welcome Deposit FBS

Indeks Dolar AS (DXY) merosot hingga lebih dari 0.3 persen ke kisaran 98.33 hari ini (17/9), setelah kemarin sempat melonjak lantaran pecahnya konflik Timur Tengah. Spekulasi pasar menjelang pengumuman suku bunga Federal Reserve hari Kamis mendatang telah menekan Greenback versus sejumlah mata uang utama, khususnya Euro.

Dolar AS Tumbang Di Tengah Spekulasi Fed Rate Cut

Ekspektasi pasar terkait suku bunga Federal Reserve terpantau sangat volatile. Walaupun mayoritas pelaku pasar masih optimis bank sentral AS itu akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pekan ini, tetapi argumen yang mendukung pemangkasan tersebut justru makin melemah. Data dari CME Fed Funds Futures menunjukkan bahwa peluang Fed tidak akan mengubah suku bunga telah meningkat dari 5.4 persen menjadi 34 persen.

Perubahan ekspektasi ini karena perubahan mendadak proyeksi inflasi yang terjadi seusai lonjakan harga minyak mentah global hingga 15 persen pada hari Senin. Apabila proyeksi inflasi meningkat, maka Fed lebih mungkin untuk tak mengubah suku bunga atau malah mengetatkan kebijakan dengan menaikkannya.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga bertahap selama beberapa bulan ke depan juga semakin memudar. Sekarang, hanya 40 persen peluang Fed akan memangkas suku bunga lagi sebelum pergantian tahun ini. Padahal, probabilitasnya hampir dua kali lipat dari itu pada pekan lalu.

Baca Juga:   Outlook Mingguan AUD / USD : 19-23 Agustus

“Meskipun tekanan inflasi dari harga minyak terhadap harga-harga inti itu kecil, kenaikan harga secara keseluruhan, dikombinasikan dengan sinyal bahwa inflasi inti sudah memanas, bisa jadi membuat Fed makin sulit untuk memangkas suku bunga lebih lanjut,” kata Beth Ann Bovino, pimpinan ekonom AS di S&P Global Ratings, “Mereka punya bantalan untuk jatuh dengan inflasi lebih rendah – mereka bisa memangkas suku bunga jika inflasi rendah. Bagaimana jika bantalannya disingkirkan (ketika inflasi tinggi -red)?”

Michael Arone dari State Street Global Advisors berpendapat senada. Katanya, “Pasar sekarang memperhitungkan jumlah pemangkasan dalam satu kuartal ke depan lebih banyak mungkin dibandingkan yang bersedia diberikan oleh Fed,” katanya, “Investor telah menyimpulkan bahwa tanpa konflik perdagangan AS-China (yang sekarang mulai mendingin), kemungkinan Fed tidak akan memangkas suku bunga pada titik ini.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply