Dolar Aussie Menurun Tipis Pasca Rilis Data Neraca Dagang

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang AUD/USD melandai 0.20 persen ke kisaran 0.7134 pada pertengahan sesi Eropa hari Selasa ini (8/1), mengakhiri reli tiga hari yang dipicu oleh pelemahan Dolar AS akibat anjloknya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Kenaikan Aussie versus Dolar New Zealand juga tertahan di kisaran 1.058. Posisi AUD saat ini dipengaruhi oleh penantian pelaku pasar akan hasil perundingan dagang AS-China.

Dolar Aussie Menurun Tipis Pasca Rilis Data Neraca Dagang

Neraca Perdagangan Australia yang dilaporkan oleh biro statistik Australia pagi tadi menunjukkan penurunan surplus dagang menjadi 1.930 Milyar pada bulan Novemebr dari 2.316 Milyar pada bulan Oktober 2018. Ini merupakan penurunan surplus untuk bulan kedua beruntun, serta melampaui ekspektasi pelaku pasar yang sebelumnya hanya memproyeksikan penurunan hingga 2.230 Milyar.

Data ini menunjukkan imbas perlambatan permintaan eksternal terhadap kondisi ekonomi Australia, khususnya dikarenakan imbas perang dagang AS-China terhadap kesehatan ekonomi negeri Tirai Bambu sebagai mitra dagang utama Aussie. Sejalan dengan itu, reli Dolar Australia tertahan di level tertinggi satu bulan.

Baca Juga:   Dolar Dekat Tertinggi Baru-Baru Ini Dimana Aksi Jual Minyak Meluas

Ke depan, investor dan trader akan memantau perkembangan negosiasi dagang AS-China yang sedang berlangsung di Beijing sejak hari Senin. Pertemuan tingkat wakil menteri dijadwalkan berakhir pada hari Selasa ini, tetapi hingga saat berita dirilis, belum muncul rumor positif maupun negatif terkait hasi perundingan krusial tersebut.

Sejumlah rilis data dari sektor bisnis Australia juga akan mewarnai perdagangan AUD dalam beberapa hari ke depan. Diantaranya publikasi data Building Approvals pada hari Rabu, indeks NAB Business Confidence pada hari Kamis, serta data penjualan ritel pada hari Jumat.

Di sisi lain, isu proyeksi kenaikan suku bunga Federal Reserve serta US Government Shutdown masih membebani Greenback, walaupun Indeks Dolar (DXY) telah menanjak tipis ke kisaran 95.96 pada perdagangan hari ini. Pada sesi New York, Presiden Donald Trump diekspektasikan akan menyampaikan pidato mengenai kisruh anggaran yang memicu terjadinya Government Shutdown selama tiga pekan ini. Pelaku pasar mewanti-wanti dampaknya terhadap pasar keuangan, karena parlemen AS yang dikuasai oleh pihak oposisi telah menegaskan takkan memberikan alokasi anggaran bagi pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko yang diminta oleh Trump.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply