Dolar Australia Melemah Seiring Tingkat Pengangguran Melonjak

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar Australia turun terhadap mitra AS pada Kamis di Asia setelah data menunjukkan bahwa tingkat pengangguran negara itu melonjak ke level tertinggi dalam delapan bulan mendorong ekspektasi untuk penurunan suku bunga.

Tingkat pengangguran naik untuk bulan kedua berturut-turut menjadi 5,2%, di atas perkiraan untuk pembacaan 5%. Data telah “meningkatkan risiko Reserve Bank of Australia (RBA) akan memangkas suku bunga pada bulan Juni, lebih awal dari panggilan Juli,” kata Kaixin Owyong, ekonom yang berbasis di Sydney di National Australia Bank, dalam laporan Reuters.

AUD / USD turun 0,2% menjadi 0,6914 pada pukul 1:00 ET (05:00 GMT), membawa kerugian untuk bulan ini menjadi 3,6%.

Indeks Dolar AS yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang lainnya sedikit berubah pada 97,340.

Greenback berada di bawah tekanan karena imbal hasil AS turun karena penjualan ritel AS dan data output industri lemah.

Berita bahwa AS dapat menunda tarif di sektor otomotif hingga enam bulan berdampak kecil terhadap dolar hari ini. Pasangan USD / CNY naik 0,1% menjadi 6,8778.

Baca Juga:   Kenaikan Dolar Sebagai Taruhan Di Jalur Pasar Fed Untuk Stimulus Lancip

Pasangan USD / JPY turun 0,1% menjadi 109,46. Mengutip sumber pemerintah dengan pengetahuan langsung, Reuters melaporkan bahwa pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan menurunkan prospek ekonomi di tengah-tengah meningkatnya sengketa perdagangan antara AS dan China. Perang dagang yang sedang berlangsung telah berdampak negatif terhadap ekspor dan output pabrik Jepang, kata laporan itu.

“Pengeluaran modal kemungkinan telah memburuk, dan ekspor bersih mungkin telah membaik karena impor mungkin turun lebih cepat dari pengiriman, yang tidak selalu merupakan hal yang baik. Dengan demikian, PDB Q1 kemungkinan akan berubah menjadi buruk,” tambah sumber itu.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply