Dolar Australia Melompat Setelah Keuntungan Tiba-Tiba Data Q2

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar Australia melonjak pada Kamis setelah belanja modal oleh perusahaan swasta tiba-tiba naik. Kuartal kedua baru belanja modal (capital expernditure) swasta Australia data menunjukkan keuntungan sebesar 1,1%, dibandingkan dengan 0,3% kuartal-ke-kuartal jatuh diharapkan.

AUD / USD pada perdagangan 0,9360, naik 0,25%, setelah data. USD / JPY berpindah tangan pada 103,74, turun 0,13%. Semalam, dolar diperdagangkan lebih rendah terhadap sebagian besar mata uang utama karena investor berbondong-bondong ke euro setelah Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schäuble mengatakan pasar mungkin telah bermerek komentar terbaru dari Bank Sentral Eropa sebagai terlalu dovish.

Mata uang tunggal menguat setelah Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schäuble mengatakan komentar yang dibuat oleh Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi Draghi menyarankan kebijakan fiskal dapat memacu pertumbuhan yang “overinterpreted.”

Draghi mengatakan pekan lalu bahwa para pembuat kebijakan siap untuk mengambil tindakan lebih konvensional jika diperlukan untuk merangsang ekonomi zona euro yang lesu, yang meninggalkan banyak merenungkan kemungkinan bahwa stimulus fiskal bisa menemani kebijakan moneter yang longgar untuk jumpstart pemulihan Eropa.

Baca Juga:   Outlook Mingguan NZD / USD : 08 - 12 Juni 2015

Di tempat lain, data yang mengungkapkan bahwa indeks iklim konsumen Jerman GfK jatuh ke 8,6 bulan ini dari 9,0 pada bulan Juli. Para analis telah memperkirakan indeks untuk tetap tidak berubah pada bulan Agustus, meskipun komentar Schäuble ini menjabat sebagai kepala kemudi saat pasangan itu. Profit taking, sementara itu, juga menyenggol dolar lebih rendah.

Dolar menguat di sesi terakhir karena indikator ekonomi optimis dan komentar optimis dari Federal Reserve Janet Yellen Chair. Investor juga menghindari greenback menjelang kesibukan indikator ekonomi yang akan keluar pada hari Kamis.

Pada hari Kamis, pasar akan bergerak pada data produk domestik bruto, klaim pengangguran awal mingguan dan laporan tentang penjualan rumah yang tertunda, dengan investor berharap indikator akan menjelaskan kecepatan pemulihan AS serta masa depan kebijakan moneter.

Di tempat lain, Ukraina terus menuduh pasukan Rusia menyeberangi perbatasan satu hari setelah para pemimpin dari kedua negara sepakat untuk mencari cara untuk mengakhiri perang separatis berkecamuk dalam mencapai timur negara itu. Ketegangan geopolitik sering melemahkan dolar dengan memicu kekhawatiran bahwa konflik militer akan menyeret pada ekonomi global dan meredam pemulihan AS. US Dollar Index, yang melacak kinerja greenback versus sekeranjang enam mata uang utama lainnya, turun 0,15% pada 82.35.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply