Dolar Australia Naik Tipis Berkat Komentar Positif Trump

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar Australia menguat sekitar 0.20 persen ke kisaran 0.7220 terhadap Dolar AS pada sesi Asia dan Eropa hari Rabu ini (12/12), sehubungan dengan sebuah komentar dari Presiden AS Donald Trump yang mengiaskan surutnya konflik perdagangan antara Amerika Serikat dengan China. AUD telah lama dikenal sebagai mata uang proxy China yang diperdagangkan bebas di pasar mata uang, sehingga setiap perubahan sentimen terkait konflik perdagangan dapat berimbas signifikan.

Dolar Australia Naik Tipis Berkat Komentar Positif Trump

Data Westpac yang dirilis tadi pagi menunjukkan penurunan sentimen konsumen Australia dari 2.8 persen menjadi 0.1 persen pada bulan Desember ini. Namun, data tersebut diacuhkan oleh pelaku pasar, karena pemulihan bursa saham dunia dan melonggarnya kekhawatiran soal perang dagang justru berefek bullish bagi Dolar Australia.

Presiden AS Donald Trump mengungkapkan pada Reuters bahwa negosiasi dengan Beijing sudah berlangsung, serta pertemuan lebih lanjut antara delegasi AS dan China akan dijadwalkan. Selain itu, ia mengatakan pemerintah China membeli kedelain AS dalam jumlah sangat besar setelah “gencatan senjata” tercapai antara dirinya dan Presiden China Xi Jinping pada tanggal 1 Desember.

Baca Juga:   Outlook FOREX Mingguan : 27 februari - 03 Maret 2017

Terlepas dari komentar Trump, para pakar menilai bahwa risiko ke depan dari isu ini masih cukup besar. “Kekhawatiran soal perdagangan masih menciptakan tekanan terbesar di pasar dan karenanya, ada risiko dua arah,” ujar Kerry Craign, pakar strategi pasar global di JP Morgan Asset Management, “Setiap perbaikan dalam hubungan AS-China akan disambut hangat oleh pasar, dan pengumuman tentang (penurunan) tarif produk otomotif menggambarkan adanya peluang ini. Namun, kami takkan terkejut bila situasi memburuk sebelum berubah membaik.”

Kabar baik lainnya dalam konflik ini adalah bahwa CFO Huawei, Meng Wanzhou, yang dicekal di Kanada atas permintaan AS minggu lalu, telah dibebaskan bersyarat. Sebelumnya, penangkapan Meng sempat menggemparkan pasar karena terjadi hanya selang beberapa hari setelah “gencatan senjata” Trump-Xi. Kesepakatan tentatif tersebut diantaranya memuat klausa bahwa AS akan menunda kenaikan tarif impor dari 10 persen ke 25 persen atas produk-produk China, jika bisa dicapai kesepakatan perdagangan yang lebih baik antara kedua negara dalam tempo 90 hari.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply