Dolar Australia Rebound Pasca Pidato Gubernur RBA

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar Australia merangsek naik setinggi 0.30 persen dari level terendah sepekan ke kisaran 0.7113 terhadap Dolar AS pada awal sesi Eropa hari Jumat ini (22/2). Penguatan Aussie tersebut berhubungan dengan muatan pidato gubernur bank sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) yang menepis spekulasi kalau pelarangan impor batu bara Australia oleh China bakal berdampak besar bagi perekonomian.

Dolar Australia Rebound Pasca Pidato Gubernur RBA

Kemarin, Dolar Australia sempat anjlok sekitar 1 persen dan menyeret turun mata uang komoditas lainnya. Penyebabnya, pengelola pelabuhan Dalian, China, melarang masuknya batu bara Australia mulai awal Februari hingga waktu yang belum ditentukan. Berita tersebut menggemparkan pasar karena batu bara termasuk salah satu komoditas ekspor utama Australia.

Di sisi lain, China merupakan mitra dagang terbesar Aussie. Konsekuensinya, berita tadi menimbulkan berbagai spekulasi. Sejumlah pihak menyebutkan kemungkinan kalau langkah tersebut diambil oleh China sebagai balasan atas tindakan pemerintah Australia melarang Huawei ikut andil dalam pengembangan jaringan 5G di negeri Kanguru. Pasalnya, Dalian tetap memperbolehkan batu bara asal Rusia dan Indonesia untuk masuk pelabuhan seperti biasa.

Baca Juga:   Dolar Hampir Tidak Berubah Karena Pasar Mencerna Data AS Yang Suram

Pejabat China berdalih kalau pelarangan impor batu bara bukan dimaksudkan untuk tujuan tersebut, melainkan demi perbaikan tata impor batu bara dan perlindungan lingkungan. Akan tetapi, media massa terus menerus mengkhawatirkan masalah ini, walaupun nyatanya ekspor batu bara Australia yang biasa masuk lewat Dalian kurang dari 2 persen dari total keseluruhan ekspor batu bara mereka.

Akhirnya, gubernur RBA angkat suara. Gubernur RBA, Philip Lowe, menegaskan bahwa pelarangan impor batu bara oleh Dalian tersebut takkan berdampak signifikan bagi perekonomian Australia. Ia enggan berspekulasi tentang latar belakang pelarangan tersebut, sembari menekankan bahwa batu bara Australia masih laris dibeli negara-negara lain.

Menyusul pernyataan Lowe, Dolar Australia beranjak naik terhadap Dolar AS dan mata uang mayor lainnya. Dolar New Zealand dan Dolar Kanada juga mulai memangkas penurunan, meski belum mampu menghapus kemerosotan yang dialami sebelumnya. Saat berita ditulis, NZD/USD masih mencatat penurunan harian sebesar 0.17 persen di kisaran 0.6789, sedangkan USD/CAD melandai 0.10 persen ke level 1.3220.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply