Dolar Jatuh Ke Posisi Terendah 3 Tahun Karena Kekhawatiran Baru Muncul

Bonus Welcome Deposit FBS

INV – Dolar AS jatuh ke posisi terendah tiga tahun terhadap mata uang utama lainnya pada hari Jumat, karena kekhawatiran baru mengenai kebijakan AS dan terutama optimisme defisit yang meningkat yang dipicu oleh laporan ekonomi AS baru-baru ini.

Greenback berbalik secara luas di tengah kekhawatiran berkelanjutan mengenai defisit di AS, yang diproyeksikan akan mencapai mendekati $ 1 triliun pada 2019 menyusul pengumuman pengeluaran infrastruktur dan pemotongan pajak perusahaan yang besar.

Dolar pada awalnya menguat setelah Departemen Perdagangan AS melaporkan pada hari Rabu bahwa harga konsumen naik lebih dari yang diperkirakan pada bulan Januari sebesar 0,5%, sehingga menghasilkan yield obligasi AS lebih tinggi.

Data pada hari Kamis menunjukkan bahwa indeks harga produsen AS meningkat sejalan dengan ekspektasi sebesar 0,4% bulan lalu.

Inflasi yang meningkat akan menjadi katalisator untuk mendorong Federal Reserve menaikkan suku bunga dengan kecepatan lebih cepat dari perkiraan saat ini.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan enam mata uang utama, turun 0,21% pada level 88,27 pada pukul 02:00 am (06:00 GMT), terendah sejak Desember 2014.

Baca Juga:   BERITA SAHAM 17/07/2018 - GOZCO TAMBAH SETORAN MODAL KE CAHYA VIDI ABADI

USD / JPY turun 0,31% pada 105,79, level terlemah sejak November 2016, sementara USD / CHF turun 0,30% menjadi 0,9196. Di tempat lain, euro dan pound lebih tinggi, dengan EUR / USD naik 0,27% pada 1,2537 dan dengan GBP / USD menguat 0,23% menjadi 1,4128.

Dolar Australia dan Selandia Baru juga lebih kuat, dengan AUD / USD naik 0,35% pada 0,7972 dan dengan NZD / USD naik 0,22% menjadi 0,7424. Sementara itu, USD / CAD turun tipis 0,16% menjadi diperdagangkan di 1,2469.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply