Dolar Kanada Anjlok Akibat Masalah Ekonomi dan Politik

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang USD/CAD melonjak ke level tertinggi dalam enam pekan pada kisaran 1.3345, pada perdagangan hari Selasa ini (5/3). Sejumlah masalah membebani Dolar Kanada, termasuk kekhawatiran mengenai imbas perlambatan ekonomi global, skandal politik dalam kabinet PM Justin Trudeau, serta ekspektasi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Dolar Kanada Anjlok Akibat Masalah Ekonomi dan Politik

Dalam rapat kebijakan moneternya pekan ini, bank sentral Kanada (Bank of Canada/BoC) diekspektasikan akan mempertahankan suku bunga tetap pada level 1.75 persen. Namun, mereka bisa jadi akan mengungkap rencana pemangkasan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan, karena kondisi perekonomian telah memburuk.

Charles St Arnaud dari Lombard Odier mengungkapkan, “Bank of Canada kemungkinan berada pada posisi dimana mereka mulai merasa khawatir…Saya bisa memperkirakan Dolar Kanada melemah lebih lanjut, karena saya kira buruknya kinerja perekonomian Kanada belum berakhir.”

Data terakhir menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tahunan Kanada melambat jadi hanya 0.4 persen pada kuartal IV/2018. Padahal, sebelumnya para ekonom memprediksi pertumbuhan 1.2 persen. Sejalan dengan itu, pertumbuhan ekonomi Kanada tahun 2019 diperkirakan akan tetap sulit untuk pulih lantaran dibelit berbagai masalah internal dan eksternal.

Baca Juga:   Outlook Mingguan EMAS / PERAK / TEMBAGA : 27-31 Januari 2014

Dari luar negeri, media mengabarkan bahwa China mengumumkan pemangkasan target pertumbuhan ekonomi tahun 2019 menjadi hanya 6.0-6.5 persen dalam rapat akbar tahunan National People’s Congress hari ini; lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 6.6 persen yang dicapai pada tahun 2018. Berita itu telah membebani mata uang-mata uang komoditas, termasuk Dolar Kanada. Sebagai salah satu negara berbasis ekspor, Kanada rentan terimbas perlambatan ekonomi dunia yang bisa mengakibatkan penurunan permintaan atas sejumlah komoditas utamanya.

Sementara itu, sejak akhir pekan lalu kabinet Perdana Menteri Justin Trudeau diterpa skandal tidak sedap. Sang Perdana Menteri dan beberapa menterinya dituding mendesak seorang pejabat tinggi untuk mencabut penyelidikan atas dugaan korupsi dan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh perusahaan SNC-Lavalin. Dua menteri dalam kabinet telah mengundurkan diri akibat kesalahan dalam penanganan skandal tersebut. Konsekuensinya, kredibilitas PM Trudeau merosot dan elektabilitasnya dalam pemilu yang akan digelar pada bulan Oktober mendatang pun diragukan.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply