Dolar Kanada Anjlok Setelah Harga Minyak Merosot Nyaris 1 Persen

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar AS mendadak menguat pesat terhadap Dolar Kanada pada pertengahan sesi Eropa hari ini (6/1), dengan posisi USD/CAD melonjak nyaris 0.6 persen dari kisaran terendah tiga bulan hingga mencapai ambang psikologis 1.3200. Pergerakan tersebut dilatarbelakangi oleh jatuhnya harga minyak mentah dalam tiga hari terakhir, serta penguatan Dolar AS sejak awal pekan ini.

Dolar Kanada Anjlok Setelah Harga Minyak Merosot Nyaris 1 Persen

Harga minyak mentah tipe Brent maupun West Texas Intermediate (WTI) mengalami kemerosotan lantaran aneka kerisauan terkait outlook ekonomi global. Selain itu, laporan American Petroleum Institute (API) yang dirilis tadi pagi mengindikasikan peningkatan inventori minyak mentah di seantero Amerika Serikat. Jumlah persediaan minyak mentah pekanan melonjak dari 2.098 juta barel menjadi 2.514 juta barel, sehingga memunculkan kekhawatiran soal limpahan surplus lagi.

Harga minyak tipe Brent telah jatuh sekitar 0.92 persen ke level 61.47 Dolar AS per barel, sedangkan WTI meroket 0.92 persen ke level 53.09 Dolar AS per barel. Keduanya menunjukkan pelemahan sejak awal pekan ini, tetapi penurunan mendadak terakselerasi pada sesi Eropa hari ini.

Baca Juga:   Keuntungan Kiwi Pada Ekspektasi Inflasi Yang Lebih Tinggi, Aussie Rebound

Ranko Berich dari Monex, mengatakan pada The Globe and Mail, “Terjadi kenaikan harga minyak sementara yang sangat singkat, dan kemudian kenaikan itu tiba-tiba sirna sekitar pertengahan sesi London, dan sepertinya itu ikut menarik turun Loonie.”

Sebagaimana diketahui, Loonie merupakan julukan bagi Dolar Kanada. Mata uang ini dikenal sensitif menanggapi kabar terkait minyak mentah dan pertumbuhan global, karena Kanada termasuk salah satu negara eksportir minyak terkemuka dunia. Industri migas telah menyediakan pendapatan serta lapangan kerja luas di negeri itu, sehingga kabar buruk terkait industri migas bisa berimbas buruk terhadap Loonie.

Pelaku pasar saat ini mengekspektasikan bank sentral Kanada untuk mempertahankan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan. Pasalnya, rendahnya harga minyak telah mengakibatkan pemangkasan produksi di sentra migas Alberta dan pelemahan sektor perumahan dikhawatirkan telah merugikan perekonomian pada kuartal IV/2018.

Dalam beberapa jam ke depan, sejumlah data penting akan dirilis oleh Kanada, termasuk indeks PMI Ivey dan Building Permits. Keduanya dapat menawarkan outlook baru terkait kondisi ekonomi Kanada. Namun, data inventori minyak mentah versi lembaga US EIA juga bisa berdampak besar karena diketahui dapat memengaruhi harga minyak secara signifikan. Selain itu, trader juga perlu mewanti-wanti publikasi setengah lusin data ekonomi AS yang berpotensi eksplosif.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply