Dolar Kanada Makin Tertekan Pasca Rilis Neraca Perdagangan

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang USD/CAD mencatat kenaikan harian sebesar 0.34 persen ke level 1.3425 pada awal sesi New York hari ini (27/3). Pergerakan itu mendorong Dolar Kanada kembali mendekati kisaran nilai tukar paling lemah sejak awal tahun ini. Rilis data neraca perdagangan Kanada terbaru justru memperkuat indikasi memburuknya outlook ekonomi, sementara harga minyak mentah masih cenderung lesu.

Dolar Kanada Makin Tertekan Setelah Rilis Neraca Perdagangan

Pada akhir pekan lalu, Dolar Kanada sempat mencapai level terendahnya terhadap Greenback, setelah rilis data penjualan ritel dan inflasi yang mengecewakan. Penjualan ritel jatuh 0.3 persen pada bulan Januari. Angka tersebut meleset dari ekspektasi peningkatan 0.4 persen yang diharapkan oleh konsensus ekonom, sekaligus merupakan penurunan bulan ketiga beruntun.

Laporan terpisah dari badan statistik Kanada juga menampilkan bahwa meski laju inflasi tahunan naik jadi 1.5 persen pada bulan Februari, tetapi masih jauh dari target bank sentral. Bank sentral Kanada (Bank of Canada/BoC) telah menentukan target inflasi 2 persen.

“Semua ini konsisten dengan trayek pertumbuhan yang lebih lambat di Kanada,” ujar Andrew Kelvin dari TD Securities. Lanjutnya, “Mereka (BoC) akan mempertahankan (suku bunga tetap) untuk sementara waktu.”

Baca Juga:   Berita Saham TBLA RABU 14/02/2018

Indikasi pelemahan Dolar Kanada dari segi fundamental kembali mengemuka hari ini, karena masih buruknya defisit neraca perdagangan Kanada. Laporan neraca perdagangan bulan Januari 2019 menunjukkan penurunan defisit dari 4.82 Miliar menjadi 4.25 Miliar, tetapi meleset dari ekspektasi 3.50 Miliar. Pertumbuhan ekspor dan impor pun masih lesu di tengah suramnya iklim perdagangan global. Alotnya negosiasi dagang AS-China yang menjadi barometer iklim perdagangan global pun belum menunjukkan kemajuan baru.

Sementara itu, harga minyak mentah yang merupakan komoditas ekspor utama Kanada, masih loyo. Harga minyak mentah tipe WTI masih gagal menembus resisten psikologis pada level 60 Dolar AS per barel. Meskipun tak nampak indikasi penurunan drastis, tetapi fluktuasi harga minyak mentah yang sangat terbatas juga tak mendukung pemulihan kembali Dolar Kanada dalam waktu dekat. Rilis data inventori minyak mentah AS nanti malam diekspektasikan akan menunjukkan penurunan lebih kecil dibandingkan minggu lalu, sehingga kecil kemungkinannya bisa menjadi katalis signifikan.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply