Dolar Kanada Terpuruk Akibat Lesunya Harga Minyak

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar Kanada menguat tipis sekitar 0.10 persen versus Dolar AS hingga USD/CAD melandai ke level 1.3494 pada awal perdagangan sesi Eropa hari Jumat ini (21/12). Namun, pasangan mata uang ini masih dalam kisaran terendah sejak Juni 2017. Pelemahan Loonie menajam dalam tiga bulan terakhir dikarenakan para investor khawatir kalau jatuhnya harga minyak global bakal berimbas pada perekonomian Kanada.

Dolar Kanada Terpuruk Akibat Lesunya Harga Minyak

Beberapa waktu yang lalu, harga minyak menyentuh level terendah dalam lebih dari setahun, lantaran kegelisahan pasar mengenai risiko surplus dan outlook permintaan energi global. Harga minyak mentah AS jatuh 4.8 persen ke level USD45.88 per barel.

“Kita telah mencapai ambang vital dalam pergerakan harga minyak,” ujar Adam Button, pimpinan analis mata uang di ForexlIve, “Sebagian besar usaha perminyakan Kanada dijalankan pada level-level ini, sehingga artinya akan ada pembatasan produksi dan investasi.”

Awal bulan ini, bank sentral Kanada (Bank of Canada/BoC) telah mengungkapkan kekhawatiran mereka mengenai outlook sektor energu Kanada, bersamaan dengan pengumuman suku bunga tetap pada level 1.75 persen. Akibatnya, walau BoC telah menaikkan suku bunga sebanyak lima kali sejak Juli 2017, tetapi pasar tak lagi mengekspektasikan akan adanya kenaikan suku bunga lagi.

Baca Juga:   EUR / USD Melonjakan Ditengah Pelebaran Defisit AS, Proyeksi Pertumbuhan IMF Lebih Rendah

“Bagi Bank of Canada, dilemanya adalah data-data ekonomi yang lampau masih tetap kuat, tetapi indikasi ke depan bagi pasar, seperti harga komoditas, beberapa diantaranya lemah,” jelas Button.

Kemarin malam, Badan Statistik Kanada melaporkan bahwa penjualan borongan (Wholesale Sales) meningkat 1.0 persen (Month-over-Month) pada bulan Oktober, lebih tinggi dari perkiraan awal yang dipatok pada 0.4 persen. Data ADP yang dirilis terpisah juga menunjukkan pertambahan 39,100 pekerjaan pada bulan November. Namun, agaknya pelaku pasar masih kurang yakin pada CAD.

Pekan depan, Kanada akan merilis data Gross Domestic Product (GDP) dan penjualan ritel. Bank of Canada juga akan mempublikasikan hasil survei outlook bisnis edisi musim dingin. Investor dan trader pun akan terus memantau desas-desus seputar OPEC dan rencana kebijakan negara-negara produsen minyak terbesar dalam upaya mereka menanggulangi kemerosotan harga minyak global saat ini.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply