Dolar Kiwi Capai Tertinggi 6 Bulan Pasca KTT G20

Bonus Welcome Deposit FBS

Dalam perdagangan sesi Eropa hari Selasa ini (4/Desember), Dolar New Zealand menguat 0.45 persen versus Dolar AS dan mencapai kisaran 0.6958, level tertingginya sejak tanggal 15 Juni 2018. Kiwi juga mengungguli mata uang negeri jirannya, Dolar Australia, dengan AUD/NZD menurun 0.10 persen ke 1.0608.

Dolar Kiwi Capai Tertinggi 6 Bulan Pasca KTT G20

Faktor yang paling disoroti oleh para trader NZD masih soal “gencatan senjata” antara Amerika Serikat dan China pada ajang KTT G20 yang digelar akhir pekan lalu. Sebagaimana diungkapkan oleh Sharon Zollner, pimpinan ekonom di ANZ Bank, pada The Business Times, “Walaupun laju kenaikannya telah melambat, NZD masih dipengaruhi oleh nada positif yang tersisa setelah pertemuan G20 di akhir pekan, yang telah memicunya melesat lebih tinggi.”

Sementara itu, data ekonomi minor yang dirilis pada hari Senin dari kawasan dua pulau ini justru menunjukkan profil beragam. Harga-harga bagi barang ekspor maupun impor mengalami kenaikan pada kuartal III/2018; masing-masing sebesar 2.3 persen dan 2.6 persen. Namun, volume ekspor hanya bertumbuh 1.8 persen, alih-alih naik 2.0 persen sesuai ekspektasi.

Baca Juga:   Dolar Menurun Menjelang Pertemuan Fed

Risiko selanjutnya bagi NZD terletak pada lelang produk olahan susu yang akan digelar nanti malam (waktu tentatif). Hasil lelang yang berupa Global Dairy Trade Price Index biasanya dapat berpengaruh cukup besar terhadap Dolar New Zealand, karena produk olahan susu merupakan komoditas ekspor terbesar negeri ini.

Selain itu, ada pula rilis ANZ Commodity Price Index pada hari Rabu pagi (07:00 WIB). Namun, selepas kedua data tersebut, tak ada jadwal apapun dari New Zealand, sehingga pergerakan NZD/USD sepanjang sisa pekan ini kemungkinan bakal tergantung pada sentimen risiko pasar dan rilis data-data dari Amerika Serikat.

Satu hal yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar mengenai sentimen risiko pasar adalah bahwa sifat persetujuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pada KTT G20 tidaklah permanen. Bahkan, dalam dua hari ini merebak sejumlah kekhawatiran karena kedua belah pihak memberikan petunjuk berbeda mengenai apa-apa yang telah disepakati. Padahal, bagi mata uang komoditas seperti Dolar New Zealand, kompromi antara kedua negara ekonomi terbesar dunia ini merupakan suatu poin krusial, karena dapat mempengaruhi permintaan, penawaran, dan harga komoditas tahun depan.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply