Dolar Menguat Karena Tarif Impor AS Atas Produk China Akan Dicabut

Bonus Welcome Deposit FBS

Indeks Dolar AS (DXY) mencatat penguatan intraday sebesar 0.17 persen pada kisaran 96.60 pada pertengahan sesi Eropa hari ini (4/3). Penguatan Greenback didukung oleh kabar bahwa Amerika Serikat akan menghapus sebagian atau seluruh tarif impor yang dikenakannya atas barang-barang asal China, dalam rangka tercapainya kesepakatan dagang antara kedua negara. Meskipun Dolar AS menunjukkan performa beragam terhadap mata uang-mata uang mayor, tetapi rumor memberikan angin segar dan mendongkrak minat risiko pasar.

Dolar AS Menguat

Media-media Amerika Serikat dihebohkan oleh kabar dari narasumber anonim yang dirilis oleh Wall Street Journal pada hari Minggu. Menurut kabar tersebut, Amerika Serikat akan bersedia mencabut seluruh atau sebagian tarif impor yang dikenakannya atas China, setelah delegasi China mengisyaratkan kesediaan untuk memangkas bea impor atas produk-produk AS dan menuntut imbal balik serupa. Untuk sementara ini pihak AS belum menentukan apakah akan menghapus seluruh bea impor sekaligus, atau secara bertahap dalam kurun waktu tertentu.

Selain itu, dikabarkan pula bahwa Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping kemungkinan akan mengadakan pertemuan formal sekitar akhir bulan Maret ini. Namun, tanggal pasti belum ditentukan, karena jadwal kegiatan Presiden Xi bulan ini sudah sangat padat.

Baca Juga:   Dolar AS Anjlok Pasca Rilis Data ADP Agustus

Kedua kabar tersebut mendorong penguatan Greenback dan sejumlah mata uang komoditas pada awal pekan ini. Sementara itu, trader agaknya mengabaikan komentar terbaru Presiden Trump mengenai kebijakan bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) dan nilai tukar Dolar AS yang mengakibatkan berkurangnya daya saing produk AS di pasar internasional.

“Kita punya seseorang yang suka Dolar kuat di The Fed… Saya (juga) ingin dolar kuat, tetapi saya ingin dolar yang bagus bagi negeri kita, bukan dolar yang sedemikian kuat hingga menghalangi kita berurusan dengan negara lain,” kata Trump dalam sebuah pidato di hadapan para pendukungnya.

Saat berita ini ditulis, pasangan mata uang EUR/USD telah merosot sekitar 0.23 persen ke kisaran 1.1338, sedangkan GBP/USD berkonsolidasi di kisaran 1.3203. Pasangan mata uang AUD/USD menguat tipis di kisaran 0.7083, sementara USD/JPY cenderung sideways di kisaran 111.82.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply