Dolar Naik Karena Pasar Menunggu Menit Fed

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar naik terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada Selasa karena investor menunggu menit dari pertemuan terakhir Federal Reserve untuk isyarat segar pada kecepatan yang diharapkan dari kenaikan suku bunga tahun ini.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, naik 0,44% pada 101,36.

Dolar naik terhadap yen, dengan USD / JPY naik 0,43% ke 113,59, kembali mendekati level tertinggi dua minggu dari 114,95 ditetapkan Rabu lalu. Risalah dari pertemuan Januari Fed yang akan dirilis pada hari Rabu dan investor akan mencari sinyal pada laju kenaikan suku bunga tahun ini.

Minggu lalu Ketua Fed Janet Yellen mengatakan kenaikan tarif akan sesuai pada salah satu pertemuan yang akan datang Fed. The Fed telah menunjukkan bahwa hal itu bisa menaikkan tarif tiga kali tahun ini.

Menurut Rate Monitor Alat Fed Investing.com ini kurang dari 20% dari pedagang mengharapkan Fed untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya pada bulan Maret. Kesempatan peningkatan Juni terlihat di sedikit di bawah 50%.

Baca Juga:   USD/CAD Melonjak Pasca Rilis Data Penjualan Ritel

Euro tetap defensif, dengan EUR / USD turun 0,57% di 1,0550 di tengah kekhawatiran atas kemungkinan Brexit atau Trump bergaya hasil mengejutkan dalam pemilihan presiden mendatang Perancis.

Sebuah jajak pendapat pada hari Senin menunjukkan kandidat sayap kanan Marine Le Pen mempersempit kesenjangan dengan lawan yang lebih moderat.

Euro mengabaikan data yang menunjukkan bahwa kawasan euro pertumbuhan sektor swasta dipercepat pada bulan Februari, didorong oleh pick-up di Perancis dan Jerman. Euro melemah terhadap yen dan pound, dengan EUR / JPY meluncur 0,12% ke 119,86 dan EUR / GBP turun 0,36% di 0,8488. Sementara itu, sterling melemah terhadap dolar, dengan GBP / USD kehilangan 0,3% diperdagangkan pada 1,2422.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply